HARIAN 7

JENDELA INFORMASI DAN MITRA BISNIS ANDA

Kapolda Jateng Pastikan Arus Mudik 2026 Aman, Soroti Kesiapan Arus Balik dan Tradisi Syawalan

Laporan: Tambah Santoso

KUDUS |  HARIAN7.COM –  Kapolda Jawa Tengah Ribut Hari Wibowo memastikan pelaksanaan arus mudik Lebaran 2026 di wilayah Jawa Tengah berlangsung aman, lancar, dan kondusif. Hal itu disampaikan saat meninjau Pos Terpadu Ops Ketupat Candi 2026 Polres Kudus di Alun-Alun Simpang Tujuh Kudus, Senin (23/3/2026).

Berdasarkan hasil pemantauan jajaran di lapangan, arus mudik tahun ini dinilai relatif terkendali tanpa kejadian menonjol. Kapolda menyebut hanya terdapat satu peristiwa kecelakaan lalu lintas di wilayah Pemalang, sementara kondisi jalur utama secara umum terpantau aman.

“Secara umum mudik berjalan lancar dan kondusif, tidak ada kejadian menonjol. Hanya terdapat satu musibah kecelakaan lalu lintas di wilayah Pemalang,” ujar Ribut.

Baca Juga:  iPhone Disewa, Nyaris Raib: Kasus Penggelapan di Kopeng Berakhir Damai

Memasuki fase arus balik, ia mengingatkan masyarakat agar lebih memperhatikan kesiapan perjalanan, mulai dari kondisi kendaraan hingga kondisi fisik pengemudi. Pemudik juga diimbau tidak memaksakan diri berkendara saat lelah dan memanfaatkan rest area yang tersedia.

Selain itu, masyarakat didorong untuk memanfaatkan layanan digital Sipolan yang menyediakan informasi lalu lintas secara real time, termasuk titik kepadatan, jalur alternatif, hingga rekayasa lalu lintas yang diterapkan petugas.

“Kami mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan layanan Sipolan guna mengetahui perkembangan kondisi lalu lintas secara real time, sehingga perjalanan arus balik dapat berjalan aman, lancar, dan nyaman,” jelasnya.

Baca Juga:  Tahun 2024, Bupati Semarang Gencarkan Perang Melawan Stunting

Kapolda juga menyoroti tradisi Syawalan yang menjadi agenda rutin masyarakat pada H+7 Lebaran. Menurutnya, kegiatan tersebut berpotensi meningkatkan mobilitas warga sehingga perlu pengamanan maksimal.

“Kami telah menyiapkan pola pengamanan baik dari sisi personel maupun pengaturan lalu lintas, sehingga kegiatan Syawalan dapat berjalan tertib dan kondusif,” imbuhnya.

Sementara itu, Kapolres Kudus Heru Dwi Purnomo menyatakan pihaknya telah menyiapkan langkah antisipatif guna mendukung kelancaran arus balik dan pengamanan kegiatan masyarakat pasca-Lebaran. Personel ditempatkan di sejumlah titik strategis, mulai dari pos mudik hingga pos strong point untuk memberikan pelayanan dan pengaturan lalu lintas secara optimal.

Baca Juga:  Nguri-uri Budaya ala Bu Ida, Karang Taruna Salatiga Kompak Menjaga Warisan Leluhur

“Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat melalui Ops Ketupat Candi 2026, dengan mengedepankan langkah preventif, humanis, dan responsif demi menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif,” ujarnya.

Di sisi lain, Bupati Kudus Sam’ani Intakoris memastikan kondisi wilayah Kabupaten Kudus tetap stabil dan terkendali. Pemerintah daerah bersama Forkopimda terus bersinergi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, termasuk dalam menghadapi arus balik dan rangkaian tradisi Syawalan.

Ia berharap seluruh rangkaian aktivitas masyarakat pasca-Lebaran dapat berlangsung aman dan nyaman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: Content is protected !!