HARIAN 7

JENDELA INFORMASI DAN MITRA BISNIS ANDA

Aksi Nekat di Depan Istana, Wanita 20 Tahun Diduga Coba Bunuh Diri Digagalkan Petugas

JAKARTA | HARIAN7.COM – Suasana di sekitar Istana Merdeka, Gambir, Jakarta Pusat mendadak tegang. Seorang wanita muda berinisial JSLP (20) diduga nekat hendak mengakhiri hidupnya tepat di depan pagar simbol kekuasaan negara itu, Minggu (22/3/2026).

Beruntung, aksi dramatis tersebut berhasil digagalkan aparat yang berjaga. Pergerakan mencurigakan korban lebih dulu terdeteksi oleh seorang prajurit TNI yang sedang bertugas di Pos 02 Charlie.

Kasat PPA/PPO Polres Metro Jakarta Pusat, Rita Oktavia, membenarkan insiden tersebut. Ia menyebut, perempuan itu kini telah diamankan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Baca Juga:  Menjaga Marwah di Lereng Sine, HPN 2026 Jadi Ajang Refleksi Integritas Insan Pers Ngawi

“Wanita tersebut dibawa ke Polres Metro Jakarta Pusat guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” ujar Rita, Selasa (24/3/2026).

Dari informasi sementara, aksi nekat itu dilakukan dengan dugaan percobaan gantung diri. Saat hendak diamankan, kondisi korban sudah menunjukkan tanda-tanda mencurigakan, tas diletakkan di bawah dan sepatu terlepas, seolah bersiap melakukan tindakan fatal.

Baca Juga:  Misi Kebangkitan di Tangan Lama: Persik Siap Gigit PSIS di Jatidiri

Petugas yang curiga langsung bergerak cepat. Laporan disampaikan berjenjang hingga melibatkan Paspampres dan anggota Brimob yang berjaga di sekitar lokasi.

Tak butuh waktu lama, aparat gabungan tiba di titik kejadian. JSLP kemudian diamankan ke Pos Pintu Istana Merdeka untuk penanganan awal, termasuk pemeriksaan oleh tim dokter kepolisian.

Namun, proses evakuasi tidak berjalan mulus. Korban sempat menjauh dan sulit didekati saat tim medis mencoba melakukan komunikasi dan pendekatan persuasif.

Baca Juga:  Duh! Perempuan Muda Jadi Korban Penusukan Misterius di Salatiga Saat Antar Teman, Begini Kronologinya

Situasi akhirnya dapat dikendalikan setelah petugas terus melakukan upaya humanis. Hingga kini, kasus tersebut masih ditangani pihak kepolisian untuk menggali motif di balik aksi nekat yang nyaris terjadi di jantung ibu kota itu.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa tekanan hidup bisa datang tanpa tanda, bahkan di tempat yang tak terduga. Polisi pun mengimbau masyarakat untuk lebih peka terhadap kondisi mental di lingkungan sekitar.(Yuanta)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: Content is protected !!