HARIAN 7

JENDELA INFORMASI DAN MITRA BISNIS ANDA

Peringati HUT ke-505 Kabupaten Semarang, Warga Desa Munding Gelar Tradisi Susuk Wangan dan Pengambilan Tirta Wening

Laporan : Shodiq

BERGAS,| HARIAN7.COM – Dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Semarang ke-505 tahun 2026, Pemerintah Desa Munding menggelar prosesi adat “Susuk Wangan” dan pengambilan air suci Tirta Wening di Curug Tirto Wening, Dusun Cemanggal, Desa Munding, Kecamatan Bergas, pada Sabtu (7/2).

Kegiatan yang kental dengan nuansa budaya ini dimulai pukul 07.00 WIB, dihadiri langsung oleh jajaran Forkopimcam Bergas, termasuk Camat Bergas Slamet Widada, M.M., Kapolsek Bergas AKP Harjono, S.H., serta perwakilan Danramil Bergas Serma Sukamto. Turut hadir pula Kepala Desa Munding Romdoniatun, S.Ag., tokoh masyarakat, dan penggiat budaya Pompong Budayo.

Baca Juga:  Memasuki 2026, Kampung Natal Saloka Jadi Magnet Wisata Akhir Tahun di Jawa Tengah

Acara dibuka dengan penampilan seni angklung dari siswa-siswi SD Negeri Munding yang menambah kemeriahan suasana. Puncak acara ditandai dengan Kirab Pengambilan Tirto Wening. Air suci yang diambil dari sendang ini nantinya akan digunakan untuk prosesi Jamasan Pusaka dalam rangkaian Merti Bumi Serasi tingkat Kabupaten Semarang.

Camat Bergas, Slamet Widada, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk pelestarian adat istiadat sekaligus upaya menjaga alam. “Melalui Susuk Wangan, kita diingatkan untuk selalu bersyukur dan menjaga sumber kehidupan,” ujarnya.

Baca Juga:  Refleksi Akhir Tahun 2025: PWI Jateng Soroti Daya Hidup Pers dan Tantangan AI

Sebagai wujud nyata pelestarian lingkungan, dilakukan pula aksi ekologi di sekitar area curug. Kapolsek Bergas AKP Harjono secara simbolis menanam bibit pohon kamboja, diikuti dengan penanaman pohon lainnya oleh para tamu undangan. Selain itu, dilaksanakan juga pelepasan burung perkutut serta penebaran benih ikan nila, mujair, dan koi ke aliran sungai.

Baca Juga:  KDMP Karangduren, Kades Berharap Bisa Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Prosesi unik lainnya adalah “Blebet Pohon” atau membalut pohon dengan kain sebagai simbol penghormatan terhadap alam, yang diakhiri dengan doa bersama dan pemotongan tumpeng sebagai rasa syukur.

Seluruh rangkaian acara berlangsung dengan khidmat. Pengamanan ketat dilakukan oleh personel Polsek Bergas, Koramil, serta Linmas Desa Munding untuk memastikan kegiatan berjalan lancar dan kondusif hingga akhir

acara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: Content is protected !!