HARIAN 7

JENDELA INFORMASI DAN MITRA BISNIS ANDA

Merawat Niat, Menata Langkah: 214 Calon Jemaah Haji Salatiga Ikuti Manasik Terintegrasi 2026

Laporan: Muhamad Nuraeni

SALATIGA | HARIAN7.COM – Sebanyak 214 Calon Jemaah Haji (CJH) Kota Salatiga mengikuti pembukaan Bimbingan Manasik Haji Terintegrasi Tahun 2026 yang digelar di Kantor Kementerian Haji dan Umroh Kota Salatiga, Selasa, (10/2/2026) pukul 09.00–12.00 WIB. Para peserta merupakan jemaah yang dijadwalkan menunaikan ibadah haji pada 1447 H/2026 M.

Kegiatan dibuka langsung oleh Kepala Kementerian Haji dan Umroh Kota Salatiga, Hj. Fuadah Maria Ulfa, S.H.I. Ia menegaskan bahwa manasik merupakan bagian penting dari pembekalan calon jemaah, mencakup pemahaman ibadah, kesiapan mental, hingga aspek teknis pelaksanaan haji di Tanah Suci.

Baca Juga:  Prabowo Copot Sri Mulyani, Menkeu Baru Dilantik Hari Ini

“Melalui bimbingan manasik ini, kami berharap seluruh calon jemaah haji Kota Salatiga dapat memahami tata cara pelaksanaan ibadah haji dengan baik dan benar, sehingga mampu melaksanakan ibadah secara mandiri, tertib, dan sesuai tuntunan syariat,” ujar Hj. Ulfa.

Ketua Panitia Penyelenggara, H. Yasin, dalam laporannya menyampaikan jumlah peserta manasik tahun ini sebanyak 214 orang. Kegiatan bimbingan dilaksanakan selama lima hari, mulai 10 hingga 14 Februari 2026.

Baca Juga:  PLN Icon Plus Tata Kabel Optik di Jantung Kota Sragen

Untuk mendukung efektivitas pelaksanaan, manasik dibagi dalam tiga lokasi, yakni KBIHU Al Muslimin Argomulyo, KBIHU At-Tohiriyah Sidorejo, dan Kantor Kementerian Haji dan Umroh Kota Salatiga. Pembagian lokasi dilakukan untuk mempermudah akses jemaah, terutama lansia, serta memastikan proses pembelajaran dan praktik manasik berjalan optimal dan terkoordinasi.

Penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M mengusung tema “Haji yang Ramah Lansia, Disabilitas dan Perempuan”. Secara nasional, Kementerian Haji dan Umroh menegaskan visi haji 2026 diarahkan pada penyelenggaraan yang berkeadilan, berempati, dan berpihak kepada kelompok rentan, terutama perempuan dan jemaah lansia.

Baca Juga:  Soroti Dugaan Praktik Gratifikasi dan Suap Dalam Pengadaan (LPJU) di Kota Salatiga, Elbeha Baro Meter Sebut Ada Indikasi Kongkalikong

Tema tersebut menjadi acuan dalam peningkatan kualitas pelayanan haji, mencakup aspek kenyamanan, keamanan, serta perlindungan bagi jemaah yang membutuhkan perhatian khusus selama pelaksanaan ibadah di Tanah Suci.

Pembukaan kegiatan berlangsung khidmat dan diikuti antusias oleh seluruh peserta. Melalui manasik terintegrasi ini, para calon jemaah diharapkan dapat mempersiapkan diri secara maksimal sebelum menunaikan rukun Islam kelima.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: Content is protected !!