HARIAN 7

JENDELA INFORMASI DAN MITRA BISNIS ANDA

Malam Resepsi HPN 2026 PWI Jateng di Tegal, Pers Diingatkan sebagai Clearing House

Laporan : Shodiq

TEGAL| HARIAN7. COM – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyampaikan tema yang diangkat pada peringatan Hari Pers Nasional (HPN) tingkat Jateng tahun ini yaitu ”Menyehatkan Peran Kontrol Sosial untuk Memperkuat Kemerdekaan Pers”, sangat relevan dengan dinamika zaman.

Pers yang sehat, kata gubernur, adalah pers yang merdeka, namun tetap bertanggung jawab. Pers yang berani mengkritik, namun juga bijak dalam menyampaikan. Pers yang tidak hanya menjadi penyampai kabar, tetapi juga penjernih informasi di tengah derasnya arus disinformasi.

Gubernur menyampaikan hal tersebut dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Kepala Dinas Komunikasi, Informasi dan Digital (Komdigi) Provinsi Jawa Tengah Agung Hariyadi dalam malam resepsi peringatan Hari Pers Nasional (HPN) Tingkat Jateng 2026 dan HUT ke-80 PWI di Pendopo Ki Gede Sebayu, Kota Tegal, Sabtu malam 14 Februari 2026.

”Saat ini Jateng sedang fokus pada percepatan infrastruktur, pengentasan kemiskinan ekstrem, serta digitalisasi birokrasi. Dalam agenda besar tersebut, kami mengajak pers turut menyosialisasikan program pembangunan agar masyarakat memahami tujuan pembangunan dan berpartisipasi secara aktif. Informasi yang jernih dan utuh akan melahirkan kepercayaan publik. Dan kepercayaan adalah fondasi utama keberhasilan pembangunan,” bebernya.

Pada sambutan tersebut, gubernur juga memberikan kesempatan kepada pers untuk memastikan proyek-proyek strategis berjalan tanpa penyimpangan melalui jurnalisme investigasi yang objektif dan berimbang.

”Kritik yang konstruktif merupakan vitamin demokrasi. Kontrol sosial yang sehat akan membuat kami lebih waspada, lebih transparan, dan lebih bertanggung jawab dalam setiap kebijakan,” tambahnya.

Baca Juga:  GERAM! Warganet Buru Herry Poernomo Sampai Pelosok Temanggung, Gegara Komentar Tak Pantas soal Tragedi 11 Nyawa

Dalam puncak HPN yang digelar PWI Jateng bekerja sama dengan Pemkab Tegal dan Pemkot Tegal tersebut, hadir antara lain WaIi Kota Tegal Dedy Yon Supriyono, Bupati Pemalang Anom Widiyantoro, Kapolres Tegal Kota AKBP Heru Antariksa Cahya, Ketua Baznas Kota Tegal H Harun Abdi Manaf, Rektor Universitas Semarang Supari Priambodo, External Communication Officer SIG Ahmad Parno Saverillah, dan Sekretaris Dewan Penasihat PWI Pusat Sasongko Tedjo.

Hadir pula Ketua PWI Jateng Setiawan Hendra Kelana bersama jajaran pengurus, Ketua Panitia HPN Tingkat Jateng Alkomari bersama jajaran panita, Ketua Dewan Kehormatan PWI Jateng Amir Machmud NS bersama jajaran, Ketua PWI Kota Tegal Meiwan Dani Ristanto dan jajaran, serta Ketua PWI Kabupaten Tegal Fatkhurohman beserta jajaran.

Peran Strategis

Di bagian lain, WaIi Kota Tegal Dedy Yon Supriyono menyebut bahwa pers punya peran strategis sebagai penyampai informasi. Media, kata dia, juga turut berperan sebagai pengubah perilaku masyarakat berkat informasi yang disampaikan.

”Kami mengajak pers untuk menjadi mitra strategis dalam mengangkat potensi Kota Tegal. Silakan eksplor kota yang memiliki keunggulan di berbagai sektor. Semua serba ada di Tegal dan menjadi kota tujuan wisata. Jika dulu orang Cirebon lebih condong bepergian ke arah Barat, kini memilih ke Tegal,” terangnya.

Pada kesempatan itu, Sasongko Tedjo dari PWI Pusat menceritakan sejarah penetapan HPN yang setiap tahun diperingati. Menurut dia, baru saat ini pers menghadapi tantangan besar.

Baca Juga:  Jaga Netralitas dan Kualitas Jurnalis, Dewan Pers Gelar Workshop di Kota Semarang

”Pertanyaan yang sering mengemuka adalah ”masihkah wartawan diperlukan oleh masyarakat?”. Digitalisasi melalui medsos, TikTok, membuat semua serba cepat diketahui oleh masyarakat. Dulu peristiwa hari ini baru diketahui besok oleh masyarakat lewat koran,” kata mantan ketua PWI Jateng itu.

Dia ingin pers menjaga kredibilitasnya sebagai sumber informasi yang terpercaya. Pers harus menjadi clearing house atau rumah penjernih informasi yang bisa memverifikasi, menyaring, dan mengklarifikasi simpang siur informasi atau hoaks yang beredar di masyarakat, khususnya di era digital.

Ketua PWI Jateng Setiawan Hendra Kelana menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang ikut menyukseskan HPN tingkat Jateng, khususnya Pemkot Tegal, Pemkab Tegal, dan pengurus PWI Kota Tegal dan PWI Kabupaten Tegal.

Dia juga mengingatkan tentang pers yang harus beradaptasi dengan perubahan-perubahan teknologi salah satunya kecerdasan buatan (AI).

”Pertanyaan terbesar kita sebagai garda terdepan penyampai informasi adalah: apakah nantinya media ini tanpa manusia, ataukah media ini yang lebih manusiawi? Media tanpa manusia, atau media harus lebih manusiawi,” katanya.

Meskipun diwarnai hujan, penyelenggaraan HPN di Kota Tegal berlangsung sukses dan guyub. Salah satu warna dalam perinngatan itu adalah pemberian santunan bagi para mustahik dan penghargaan kepada para wartawan senior asal Tegal.

Delapan wartawan senior yang mendapatkan cenderata mata yaitu Riyadi KS, Nuryanto Aji, Harun Abdi Manaf, Sisdiono Ahmad, Yono Daryono, Thomas Budiono, Luthfi AN, dan Agus Wdijanarko.

Baca Juga:  Bang HYS Tepat Pimpin Golkar Sumut, Pemerhati Sosial: Dia Representasi Politik Kaum Muda Masa Depan

Dalam kesempatan ini diserahkan juga penghargaan bagi pemenang Lomba Jurnalistik yang bertema Kebangkitan Guci Pasca Bencana. Juara I-III untuk menulis feature pariwisata masing-masing: Eko Sutopo (PWI Purworejo), Abdul Muis (PWI Blora), dan Puji Purwanto (PWI Banyumas). Juara I-III Lomba Fotografi: Ryan Rachman (PWI Purbalingga), Meiwan Dani Ristanto (PWI Kota Tegal), dan Panji Adhi (PWI Kabupaten Tegal). Juara I-III Video: Musyafa (PWI Kabupaten Rembang), Lia Barokatus Solikah (PWI Jepara) dan Cesnasari (PWI Kabupaten Tegal).

Sedangkan penghargaan kepada PWI kab/kota diberikan kepada PWI Kabupaten Pekalongan, Kota Pekalongan, Kabupaten Blora, Kabupaten Tegal dan Kota Tegal.

Kegiatan HPN 2026 PWI Jawa Tengah didukung berbagai mitra kerja, antara lain Pemprov Jawa Tengah, Polda Jawa Tengah, DPRD Jawa Tengah, Baznas Jawa Tengah, Pemerintah Kota Semarang, Pemerintah Kota Tegal, Pemerintah Kabupaten Tegal, Bank Indonesia Perwakilan Jawa Tengah, Bank Jateng, Sido Muncul, Semen Gresik, SIG, PLN UID Jateng-DIY, SKK Migas, PGN Saka Muriah Limited, TIS Petroleum, ExxonMobil, Pertamina EP, Pertamina EP Cepu ADK, Pertamina PHE Randugunting, Industropolis Batang, dan Bhimasena Power Indonesia.

Selain itu, dukungan juga datang dari, BNI, Sukun, Kokola, Djarum Foundation, Jaya Arnikon, Universitas BPD, Unimus, Udinus, Universitas Semarang (USM), Universitas Panca Sakti Tegal, serta Baznas Kota Tegal. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini

Berita Lainya

error: Content is protected !!