HARIAN 7

JENDELA INFORMASI DAN MITRA BISNIS ANDA

Jaga Kekhusyukan Ramadan, Polres Semarang Libatkan Tim Sat Gegana Brimob Musnahkan 2,1 Kg Bahan Peledak Mercon

Laporan : Shodiq

UNGARAN|HARIAN7.COM– Polres Semarang memusnahkan sedikitnya 2,1 kilogram bahan peledak jenis obat mercon hasil Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) di wilayah Ungaran Timur, Jumat (27/2/2026). Langkah sterilisasi ini dilakukan guna menjamin keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) menjelang Bulan Suci Ramadan hingga Hari Raya Idul Fitri 1447 H.

Pemusnahan atau disposal tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Semarang, AKBP Ratna Quratul Ainy, dengan asistensi Tim Gegana Satuan Brimob Polda Jawa Tengah. Pelibatan tim ahli dilakukan untuk memastikan seluruh proses pemusnahan berjalan sesuai standar operasional prosedur (SOP) keamanan bahan peledak.

Baca Juga:  Alhamdulillah, Angka Kesembuhan Pasien Terpapar Covid 19 Di Boyolali Terus Meningkat

Selain bahan obat mercon curah, polisi juga memusnahkan sejumlah mercon siap ledak dengan berbagai ukuran, mulai dari diameter 1 sentimeter hingga yang terbesar mencapai 14 sentimeter.

“Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen kami dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat, khususnya menjelang momentum keagamaan di mana aktivitas warga meningkat,” ujar AKBP Ratna di lokasi pemusnahan.

Baca Juga:  Tidak Memiliki Catatan Pelanggaran Dalam Berdinas, Tiga Personil Polres Magelang Naik Pangkat

Kapolres menegaskan bahwa penggunaan mercon memiliki risiko fatal yang tidak boleh disepelekan. Dampaknya tidak hanya mengancam keselamatan jiwa pengguna, tetapi juga berpotensi memicu kerusakan infrastruktur serta pemukiman warga sekitar.

“Ini menjadi perhatian bersama. Efek dari mercon sangat luas; selain membahayakan nyawa, juga bisa merusak fasilitas umum. Kami mengimbau masyarakat untuk aktif mengawasi dan melaporkan peredaran bahan berbahaya ini,” tegasnya.

Baca Juga:  Kurang Dari 12 Jam Polresta Cilacap Berhasil Ungkap Kasus Penemuan Mayat Anak Kecil Dibawah Umur, Tersangka Diamankan

Lokasi pemusnahan sendiri telah disterilisasi dan dipilih di titik yang jauh dari pemukiman warga untuk menghindari risiko dampak ledakan. Melalui tindakan preventif ini, Polres Semarang berharap situasi di wilayah Kabupaten Semarang tetap kondusif dan masyarakat dapat beribadah dengan tenang selama bulan suci.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: Content is protected !!