Gandeng Industri Besar, KOPDES Merah Putih Bergas Kidul Dorong Digitalisasi dan Distribusi UMKM
Laporan : Shodiq
KABUPATEN SEMARANG |HARIAN7.COM – Koperasi Desa (KOPDES) Merah Putih Bergas Kidul terus mematangkan persiapan menjelang peluncuran resminya. Kehadiran koperasi ini diharapkan menjadi “angin segar” bagi masyarakat, khususnya pelaku UMKM, petani, dan peternak di wilayah Desa Bergas Kidul, Kecamatan Bergas.
Ketua KOPDES Merah Putih Bergas, Gilar Wicaksono, mengungkapkan bahwa saat ini pembangunan fisik gedung koperasi telah rampung. Pihaknya kini fokus pada penguatan keanggotaan melalui sosialisasi masif di tingkat RT hingga berbagai perkumpulan warga.
“Kami sudah melakukan sosialisasi untuk membangun branding. Sebelum launching, masyarakat harus sudah paham manfaatnya. Hasilnya, saat ini kami sudah mulai mendapatkan anggota yang siap bergerak bersama,” ujar Gilar saat ditemui di lokasi, Selasa (3/2).
Penyederhanaan Distribusi dan Dukungan UMKM
KOPDES Merah Putih dirancang untuk menyederhanakan distribusi kebutuhan pokok dan barang subsidi dari pemerintah, seperti pupuk dan LPG. Targetnya, masyarakat bisa mendapatkan barang-barang tersebut dengan harga yang lebih terjangkau.
Selain itu, koperasi ini akan berfungsi sebagai wadah pemasaran produk unggulan desa. Bergas Kidul dikenal sebagai sentra pembuatan keripik, sektor peternakan, hingga pertanian.
“Produk UMKM nantinya bisa dititipkan di koperasi. Kami juga akan memperluas pasar dengan mendistribusikan hasil panen dan produk warga ke koperasi lain di luar wilayah,” tambahnya.
Dukungan Pemerintah Desa dan Sinergi Industri
Kepala Desa Bergas Kidul, Heri Nugroho, sangat mendukung inisiatif ini sebagai upaya mendongkrak pemberdayaan ekonomi masyarakat. Koperasi ini juga diproyeksikan menjadi supplier tunggal kebutuhan industri di wilayah Bergas, mengingat lokasinya yang strategis di kawasan industri.
“Kami ingin koperasi ini menjadi penyedia bahan baku bagi industri sekitar, sekaligus menjadi distributor barang jadi hasil produksi warga,” jelas Gelar.
Saat ini, KOPDES Merah Putih juga telah menjalin kerja sama strategis dengan PT Sido Muncul melalui program CSR Proper. Kerja sama ini difokuskan pada pendampingan bidang peternakan dan pengembangan ekonomi kerakyatan.
Dikelola Tenaga Profesional
Menariknya, pengelolaan koperasi ini dilakukan oleh SDM yang kompeten. Dari 9 pengurus dan 6 motor penggerak yang direkrut, beberapa di antaranya adalah mantan pegawai bank BUMN dan pemilik BMT yang memilih mengundurkan diri (resign) demi memajukan ekonomi desa.
Untuk menjadi anggota, warga dikenakan iuran pokok sebesar Rp100.000 dan iuran wajib bulanan. Keaktifan anggota nantinya akan berbanding lurus dengan manfaat dan benefit yang diterima dari hasil usaha koperasi.












Tinggalkan Balasan