DPRD Jatim Minta Penyertaan Modal Jamkrida Tepat Sasaran
Laporan: Ninis
SURABAYA | HARIAN7.COM – DPRD Jawa Timur menyoroti rencana tambahan penyertaan modal dari APBD sebesar Rp300 miliar kepada PT Jamkrida Jawa Timur. Dewan meminta kebijakan itu tidak berhenti sebagai angka di neraca, melainkan memberi dampak sosial-ekonomi yang terukur bagi usaha mikro dan kecil.
Anggota DPRD dari Fraksi PKS, Agus Cahyono, menilai pertumbuhan Jamkrida selama ini lebih banyak ditopang suntikan modal daerah ketimbang laba organik. Menurut dia, pembahasan Raperda Penyertaan Modal Daerah harus memerhatikan risiko fiskal karena menyangkut uang publik.
“Penyertaan modal harus disertai roadmap jelas, indikator kinerja terukur, dan penguatan pengawasan,” kata legislator asal Trenggalek itu.
Fraksi PKS juga menekankan pentingnya mekanisme pengawasan berbasis outcome. Agus menyebut perlunya pelaporan rasio klaim, kecukupan cadangan teknis, audit manajemen risiko, serta pengukuran dampak sosial dari penjaminan yang diberikan.
Ia menegaskan tambahan modal semestinya memperluas akses penjaminan bagi UMKM yang belum bankable, bukan sekadar mempertebal portofolio yang relatif aman secara bisnis.
“BUMD strategis seperti Jamkrida harus diuji dengan standar akuntabilitas tinggi agar uang rakyat benar-benar bekerja untuk rakyat,” pungkasnya.(*)












Tinggalkan Balasan