HARIAN 7

JENDELA INFORMASI DAN MITRA BISNIS ANDA

Upgrade Mode On: Hotel Gosyen Salatiga Bertransformasi Jadi Gosyen Azana

Laporan: Muhamad Nuraeni

SALATIGA | HARIAN7.COM – Gosyen berganti rupa. Hotel yang sebelumnya dikenal sebagai Front One Gosyen Salatiga kini resmi melakukan rebranding menjadi Gosyen Azana Salatiga. Bukan sekadar ganti nama, melainkan loncatan kelas.

“Ini komitmen jangka panjang,” ujar Emelia Ayu C, Marketing Communication Hotel Gosyen Azana kepada harian7.com, Kamis (22/1/2026).

Transformasi ini menandai langkah strategis untuk meningkatkan standar pelayanan, memperluas tanggung jawab kepada tamu, sekaligus mengambil peran lebih aktif bagi perkembangan Kota Salatiga.

“Bukan hanya logo,” kata Emelia. “Ini komitmen baru.”

Mengusung tema “Gosyen Metamorphosis Elevating Experience”, Gosyen kini hadir dengan identitas yang lebih modern, elegan, dan berkelas, tanpa meninggalkan nilai lokal.

Baca Juga:  Politik Tak Kenal Menyerah, Thomas: Menang Ataupun Kalah Alhamdulillah

Dengan bergabung di bawah brand Azana, sebuah brand upscale nasional, Gosyen mengadopsi standar layanan, fasilitas, serta pengalaman tamu yang lebih tinggi. Ekspektasi pun ikut naik.

“Kualitas harus meningkat,” ujarnya.

Seiring tumbuhnya Salatiga sebagai kota pendidikan, kota transit bisnis, kota keluarga, serta pusat komunitas dan event, Gosyen Azana ingin hadir sebagai hotel yang representatif.

“Menjadi ikon kota,” katanya.

Transformasi ini juga menyentuh sisi internal. Standar operasional diperbarui. Budaya kerja ikut bergeser.

“Dari melayani menjadi memberi pengalaman,” ujar Emelia.

Peningkatan service attitude, perhatian pada detail, kecepatan respon, hingga personalisasi layanan menjadi fokus utama. Hotel naik kelas, tim pun harus ikut naik mentalitas dan profesionalismenya.

Baca Juga:  BAM DPR RI Soroti 375 Siswa Sulit Membaca di Buleleng, Muh Haris: "Ini Bukan Sekadar Data Statistik"

Dari sisi pasar, kehadiran brand Azana membawa peningkatan citra dan kepercayaan. Reputasi nasional menjadi modal penting dalam persaingan.

“Kepercayaan pasar lebih kuat,” kata Emelia.

Rebranding ini juga diarahkan untuk pengembangan SDM lokal. Peningkatan skill, mindset, jenjang karier, hingga akses training berskala nasional menjadi bagian dari komitmen.

“SDM tidak boleh tertinggal,” ujarnya.

Lebih dari sekadar bisnis, Gosyen Azana menegaskan komitmen terhadap Kota Salatiga dan komunitasnya. Hotel ini ingin menjadi bagian dari ekosistem kota.

“Bukan datang lalu pergi,” katanya.

Komitmen itu diwujudkan melalui dukungan event kota, kolaborasi komunitas, serta pemberdayaan UMKM lokal. Gosyen Azana diharapkan menjadi ruang bertemu dan bertumbuh bersama.

Baca Juga:  Sri Mulyani Hadiri Paripurna, Mesin RAPBN 2026 Mulai Dipanaskan: Ekonomi Didorong Tumbuh Hingga 5,8 Persen
Pemilik Gosyen Azana Salatiga, Thomas Suyanto

Pemilik Gosyen Azana Salatiga, Thomas Suyanto, menyebut rebranding ini lahir dari tuntutan pasar.

“Tamu menuntut pelayanan maksimal,” ujarnya.

Ia mengaku dua tahun terakhir menjadi masa refleksi. Kondisi pasar global yang belum stabil membuat manajemen memilih mempersiapkan diri.“Kita siap naik level,” kata Thomas.

Secara positioning, perubahan ini diibaratkan naik dari hotel bintang tiga menuju bintang empat.“Lewat layanan dan fasilitas,” ujarnya.

Terkait rencana ekspansi, Thomas mengaku masih dalam tahap perenungan.“Kita lihat market,” katanya singkat.

Jika kondisi kembali normal, kemungkinan pengembangan hotel baru tetap terbuka.

“Nanti kita siapkan,” ujar Thomas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini

Berita Lainya

error: Content is protected !!