HARIAN 7

JENDELA INFORMASI DAN MITRA BISNIS ANDA

Retakan Tanah Berujung Longsor di Rahtawu Kudus, Tiga Rumah Warga Terdampak

Laporan: Tambah Santoso

KUDUS | HARIAN7.COM – Hujan deras yang turun sejak dini hari memicu longsor di Dukuh Semliro, Desa Rahtawu, Kecamatan Gebog, Kudus, Minggu (11/1/2026) pagi. Peristiwa itu terjadi ketika warga mulai bersiap menjalani aktivitas harian.

Kapolsek Gebog AKP Siswanto menyebut kejadian berlangsung sekitar pukul 07.00 WIB. Tanah di depan rumah warga menunjukkan tanda-tanda pergerakan sebelum akhirnya ambrol.

Baca Juga:  Gama Bookstore UGM Terbengkalai 20 Tahun Akan Diruntuhkan, Disulap Jadi Ruang Terbuka untuk Gelanggang Inovasi dan Kreativitas

“Awalnya warga melihat tanah di depan rumah retak dan bergerak. Warga langsung menyelamatkan diri dan mengajak anggota keluarga keluar rumah,” ujar AKP Siswanto di lokasi kejadian.

Longsoran dari tebing setinggi kurang lebih 10 meter itu menghantam bagian belakang rumah warga. Tercatat sedikitnya tiga rumah mengalami dampak langsung, terutama pada bagian atap.

Polisi bersama relawan dan warga setempat segera melakukan penanganan setelah menerima laporan. Evakuasi warga dan pembersihan material longsor dilakukan untuk mencegah risiko lanjutan.

Baca Juga:  Truk Terguling di JLS Salatiga, Muatan Telur Berserakan di Jalan

“Kami langsung bergerak ke lokasi setelah menerima laporan dari warga. Prioritas kami adalah memastikan keselamatan masyarakat, membantu evakuasi, serta mengantisipasi kemungkinan longsor susulan,” jelasnya.

Menurut Siswanto, koordinasi juga dilakukan dengan pemerintah desa, relawan tanggap bencana, dan unsur TNI guna pemantauan wilayah rawan.

Baca Juga:  Duka di Balik Serban: Seorang Kiai Pengasuh Salah Satu Pesantren di Susukan Dituding Cabuli Santriwati, Kini Diciduk Polisi

“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp 30 juta,” ungkap AKP Siswanto.

Usai pembersihan secara gotong royong, akses jalan yang sempat tertutup kini kembali dapat dilalui. Warga diimbau tetap waspada, terutama saat hujan turun dengan intensitas tinggi, serta segera melapor jika menemukan tanda-tanda pergerakan tanah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: Content is protected !!