Eross Candra Ajak Musisi Muda Berkarya di Ajang Saloka Mencari Musik, Ini Kriteria Juaranya
Laporan : Fera M | Editor : Shodiq
KAB. SEMARANG|HARIAN7.COM– Musisi kenamaan Indonesia sekaligus gitaris Sheila on 7, Eross Candra, membagikan tips bagi para komposer lagu yang ingin mengikuti ajang “Saloka Mencari Musik”. Kompetisi yang digelar oleh Saloka Theme Park ini bertujuan mencari karya musik terbaik untuk merepresentasikan keceriaan rekreasi keluarga.
Dalam konferensi pers di Saloka, Senin (19/1/2026), Eross mengungkapkan bahwa ajang ini merupakan pemantik kreativitas bagi musisi muda dalam menerjemahkan tema yang diusung.
“Aku lebih tertarik melihat sejauh mana kreativitas anak muda menerjemahkan tema ke dalam lagu. Kreativitas mereka seringkali lebih luas dibandingkan angkatan saya,” ujar Eross.
Eross menegaskan tidak ada batasan genre maupun bahasa dalam kompetisi ini. Peserta bebas menggunakan bahasa Indonesia, Inggris, hingga bahasa daerah. Meskipun Eross identik dengan genre rock, pop, dan blues, ia menjamin objektivitas dalam proses kurasi.
“Kuncinya satu, lagunya harus enak. Apapun genrenya, mau rock, dangdut, atau blues, silakan. Nanti saya juga dibantu tim lain yang melihat dari sudut pandang awam dan kebutuhan Saloka agar penilaian tidak bias,” imbuhnya.
Terkait format pengiriman, peserta dapat mengirimkan karya dalam bentuk penulisan lagu (song writer), format band lengkap, hingga instrumental. Rekaman sederhana menggunakan ponsel pun diperbolehkan asalkan lirik dan nada terdengar jelas.
“Kalau kualitasnya bagus, pasti terpilih. Jika formatnya sudah band lengkap dan produksinya baik, mereka sendiri yang akan membawakan. Namun, jika hanya sebagai penulis lagu, nanti band dari Saloka yang akan mengeksekusi lagunya,” jelas Eross.
Eross membocorkan rahasia agar karya mudah lolos kurasi, yaitu memiliki hook yang catchy, menarik, dan mampu bertahan lama (long lasting). Menurutnya, lirik dan nada harus sama-sama kuat.
“Untuk menciptakan lagu penyemangat di area terbuka, mulailah dari reff. Puncak emosi harus ada di sana agar pendengar langsung terpikat. Jika mulai dari bait (verse), biasanya sulit menemukan reff yang kuat,” paparnya.
Ia juga menekankan bahwa lagu tidak harus selalu energik, karena setiap musisi memiliki cara berbeda dalam menerjemahkan tema. Eross tidak hanya bertindak sebagai juri, tetapi juga akan turun tangan langsung mengaransemen lagu pemenang jika diperlukan.
Tiga lagu terbaik masing-masing akan mendapatkan uang tunai sebesar Rp5.000.000. Selain itu, karya pemenang akan diproduksi oleh Massive Music Production dan didistribusikan ke berbagai platform digital seperti Spotify, YouTube Music, dan Apple Music. Pihak Saloka memastikan para pemenang akan tetap mendapatkan hak royalti sesuai ketentuan yang berlaku.(*)











Tinggalkan Balasan