HARIAN 7

JENDELA INFORMASI DAN MITRA BISNIS ANDA

Musibah Banjir dan Longsor, Kemenhaj RI Tunda Seleksi CAT PPIH di Sumut, Sumbar, dan Aceh

JAKARTA | HARIAN7.COM – Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia menyampaikan keprihatinan mendalam atas bencana banjir dan longsor yang melanda wilayah Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh. Bencana tersebut tidak hanya mengganggu aktivitas warga, tetapi juga berdampak pada kesiapan penyelenggaraan Seleksi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Kloter dan PPIH Arab Saudi di tiga provinsi tersebut.

Setelah menggelar rapat koordinasi bersama jajaran pimpinan, Menteri Haji dan Umrah RI, Irfan Yusuf, menginstruksikan penundaan pelaksanaan Computer Assisted Test (CAT) untuk PPIH di wilayah terdampak. Penundaan dilakukan hingga situasi memungkinkan dan para peserta dapat mengikuti tahapan seleksi dengan aman.

Baca Juga:  Putusan Progresif MK, Syarat Pilkada Berubah, Peluang Baru Bagi Calon Kepala Daerah

Dalam arahannya, Gus Irfan menyampaikan ungkapan empati dan kepedulian atas kondisi yang terjadi.

“Keselamatan dan ketenangan warga adalah prioritas utama. Kami menunda pelaksanaan CAT di Sumut, Sumbar, dan Aceh agar masyarakat fokus pada keselamatan dan pemulihan pascabencana. Doa terbaik kami panjatkan untuk saudara-saudara kita di tiga provinsi tersebut.”

Baca Juga:  Banjir Bandang dan Longsor di Pekalongan: 17 Tewas, 8 Orang Masih Hilang

Meski demikian, Kemenhaj menegaskan bahwa pelaksanaan CAT untuk PPIH Kloter secara nasional tetap berlangsung sesuai jadwal pada 4 Desember 2025. Pelaksanaan dilakukan serentak di seluruh Indonesia dan bertempat di Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten/Kota se-Indonesia. Penundaan hanya berlaku untuk wilayah yang terdampak bencana.

Baca Juga:  PT Erela Resmikan Pabrik Baru di Salatiga, Tancapkan Komitmen Industri Farmasi Nasional

Jadwal terbaru untuk peserta dari Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh akan diumumkan setelah koordinasi teknis lanjutan dan mempertimbangkan perkembangan kondisi lapangan.

Kemenhaj RI mengajak masyarakat untuk tetap waspada, menjaga keselamatan, dan saling membantu satu sama lain. Doa dipanjatkan agar Allah SWT memberikan perlindungan dan kekuatan bagi seluruh warga terdampak bencana.(Zu)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: Content is protected !!