HARIAN 7

JENDELA INFORMASI DAN MITRA BISNIS ANDA

Aksi di Sekitar DPRD Pati Memanas, Polisi Redam dengan Pendekatan Humanis

Laporan: Tambah Santoso

PATI | HARIAN7.COM – Suasana di sekitar Gedung DPRD Kabupaten Pati sempat memanas saat massa aksi membakar ban di sisi timur Alun-Alun Pati, Jumat (31/10). Asap hitam membumbung tinggi, menandai luapan kekecewaan para demonstran terhadap kondisi politik nasional yang mereka sebut “kotor”.

Kendati tensi meningkat, aparat kepolisian memilih tak terpancing. Petugas di lapangan dengan tenang mengedepankan langkah persuasif. Melalui pengeras suara, tim negosiator terus menyerukan imbauan agar massa menahan diri dan tidak melakukan aksi destruktif.

Baca Juga:  Viral! Video Mesra Diduga di RSUD Kudus, Publik Bertanya: Ruang Perawatan atau Ruang Perasaan?

“Kami memahami semangat saudara-saudara dalam menyampaikan aspirasi, tetapi mohon untuk tidak membakar ban atau merusak fasilitas umum. Mari kita jaga ketertiban demi keamanan bersama,” ujar petugas dari tim negosiator di tengah kepulan asap.

Baca Juga:  Bersama Dinas UMKM Kecamatan Sine Kab Ngawi, UNIFKA Madiun Gelar Pelatihan Tanaman Hias

Upaya dialog tersebut membuahkan hasil. Beberapa saat kemudian, suasana berangsur tenang. Massa kembali tertib dan memilih menyimak jalannya sidang paripurna melalui layar monitor yang telah disiapkan di sekitar lokasi.

Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol Artanto menegaskan, Polri berkomitmen menjaga stabilitas keamanan dengan tetap mengutamakan cara-cara persuasif tanpa mengabaikan ketegasan terhadap potensi pelanggaran hukum.

Baca Juga:  Hananto Widhiaksono Terpilih Ketua JSIT Jateng 2025–2029

“Kami menghargai setiap aspirasi yang disampaikan masyarakat, namun kami juga berkewajiban memastikan keamanan dan ketertiban tetap terjaga. Semua langkah yang dilakukan petugas di lapangan bertujuan menjaga situasi tetap damai dan kondusif,” tegasnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!