HARIAN 7

JENDELA INFORMASI DAN MITRA BISNIS ANDA

Dari Mantan TKI Menjadi Pengusaha Sukses: Supardi dan Kisah Sukses Keripik Singkong

BANTUL | HARIAN7.COM – Kesuksesan tidak datang dalam semalam, dan Supardi adalah bukti nyata bahwa kerja keras serta ketekunan bisa mengubah nasib. Mantan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ini kini sukses menjalankan usaha keripik singkong yang berkembang pesat dan menghasilkan omzet puluhan juta rupiah per bulan.

Baca Juga:  Jawa Tengah Siap Jadi Pelopor Swasembada Pangan Nasional 2025

Berawal dari kegagalannya di luar negeri, Supardi kembali ke Indonesia dengan modal nekat untuk membangun bisnis sendiri. Dengan keterampilan yang dimiliki dan semangat pantang menyerah, ia mulai merintis usaha keripik singkong di kampung halamannya.

Baca Juga:  Buah Maja dan Labu Botol Oleh Sebagian Orang Dianggap Tidak Berguna, Tapi Ditangan Kakung Disulap Jadi Barang Antik

Lonjakan Permintaan di Musim Liburan

Dalam kondisi normal, Supardi mampu memproduksi sekitar 50 kilogram keripik per hari. Namun, saat musim liburan seperti sekarang, permintaan melonjak drastis hingga 80-90 kilogram per hari.

“Musim liburan selalu membawa berkah bagi kami. Permintaan meningkat signifikan karena banyak orang mencari camilan khas daerah sebagai oleh-oleh,” ujar Supardi.

Dengan peningkatan produksi, omzet yang diperolehnya pun naik drastis. Jika biasanya ia mengantongi sekitar Rp1,5 juta per hari, kini pendapatannya bisa mencapai Rp45 juta per bulan.

Baca Juga:  Kanwil Ditjenpas Jateng Teken Perjanjian Kinerja 2026, Karutan Salatiga: Perjanjian Kinerja Jadi Komitmen Nyata Pelayanan Publik

Strategi Sukses: Inovasi dan Pemasaran Digital

Kesuksesan Supardi tidak datang begitu saja. Selain menjaga kualitas produknya, ia juga berinovasi dengan berbagai varian rasa keripik singkong untuk menarik lebih banyak pelanggan.

Baca Juga:  Judi Dadu dan Sabung Ayam Masih Marak, Polda Jateng Lakukan Pemantauan

Tidak hanya itu, ia juga memanfaatkan media sosial dan marketplace untuk memperluas jangkauan pasarnya. “Dulu saya hanya mengandalkan penjualan di pasar tradisional. Sekarang, dengan pemasaran digital, pesanan datang dari berbagai daerah, bahkan luar kota,” katanya.

Baca Juga:  Mualaf, Kurban, dan Haji, Ruben Onsu Siapkan Sapi Jumbo dan Konsultasi ke Ulama Demi Ibadah Sempurna

Dari Kegagalan ke Keberhasilan

Kisah Supardi adalah inspirasi bagi banyak orang yang ingin berwirausaha. Dari seorang mantan TKI yang mengalami berbagai tantangan di luar negeri, ia berhasil membangun bisnis yang berkembang pesat di tanah air.

Baca Juga:  Gedung Rawat Inap Baru RSJD Amino Diresmikan, Layanan Kesehatan Jiwa Makin Ditingkatkan

Ke depan, Supardi berencana untuk memperluas usahanya dengan membuka cabang di beberapa kota serta meningkatkan kapasitas produksi agar dapat memenuhi permintaan yang terus meningkat.(Hum/Tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini

Berita Lainya

error: Content is protected !!