HARIAN 7

JENDELA INFORMASI DAN MITRA BISNIS ANDA

Menteri PPN Kunjungi SPPG Gagaksipat: Program Makanan Bergizi Dorong Ekonomi Lokal

BOYOLALI | HARIAN7.COM – Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas, Rachmat Pambudy, mengunjungi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Gagaksipat, Kecamatan Ngemplak, pada Rabu (15/1/2025).

Didampingi Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana, Menteri Rachmat meninjau proses produksi makanan bergizi gratis (MBG) dan interaksi dengan siswa penerima manfaat.

Baca Juga:  Dugaan Korupsi Kuota Haji 2024, KPK Masih Rinci Kerugian Negara

Dalam penilaiannya, fasilitas SPPG Gagaksipat dinyatakan memenuhi standar, termasuk desain dapur tanpa nat keramik untuk mencegah mikroba. “Ini sesuai SOP. Semua yang masuk dapur wajib pakai masker, penutup kepala, dan sepatu,” ungkapnya.

Baca Juga:  Upaya Memutus Mata Rantai Penyebaran Covid 19 Terus Dilakukan, Kali Ini Koramil 03/Getasan Bersama Satgas Covid-19 Lakukan Penyemprotan Disinvektan

Menteri Rachmat juga mengapresiasi penggunaan bahan baku lokal, sejalan dengan arahan Presiden. “Program ini melibatkan banyak pihak, dari pemasok hingga pendistribusian, menciptakan potensi ekonomi yang besar,” tambahnya.

Baca Juga:  Pemkot Salatiga Dorong Optimalisasi Pupuk Bersubsidi untuk Ketahanan Pangan di Tengah Kendala Cuaca

Pemilik Yayasan Bangun Gizi Nusantara, Puspo Wardoyo, mengungkapkan bahwa program MBG yang berjalan sejak 6 Januari 2025 telah memberi dampak positif pada ekonomi masyarakat. “Kami melibatkan tenaga kerja dan suplier lokal, benar-benar dari masyarakat untuk masyarakat,” jelasnya.

Baca Juga:  Bupati Agus Irawan Genjot Pelayanan Prima: Camat Diminta Terjun Langsung ke Masyarakat

Sebanyak 12 ribu siswa di 10 desa Kecamatan Ngemplak menjadi penerima manfaat, dengan distribusi makanan menggunakan empat unit kendaraan. Proses distribusi berjalan lancar tanpa hambatan berkat jarak antar sekolah yang berdekatan.

Baca Juga:  Kematian Pemimpin Hamas Memicu Serangan Israel, Ketegangan Timur Tengah Kian Memuncak

Program ini menjadi percontohan nasional, terutama bagi pengusaha katering yang ingin bermitra dengan BGN.(Rd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini

Berita Lainya

error: Content is protected !!