HARIAN 7

JENDELA INFORMASI DAN MITRA BISNIS ANDA

Proses Evakuasi Pekerja Terjebak di Tangki Oli Berlangsung Dramatis, Begini Jelasnya

BEKASI | HARIAN7.COM – Tim Rescue Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kabupaten Bekasi berhasil melakukan evakuasi dramatis terhadap empat pekerja yang terjebak di dalam tangki pengangkut oli di sebuah pabrik di Kampung Ceger 1, Desa Segarajaya, Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, pada Selasa (26/11/2024).

Baca Juga:  Rayn Wijaya & Ranty Maria Siapkan Pernikahan Intimate di Luar Jakarta!

Keempat pekerja terjebak saat membersihkan tangki tersebut. Mereka ditemukan dalam kondisi lemas dan nyaris kehilangan nyawa akibat minimnya sirkulasi udara serta aroma menyengat dari sisa oli di tangki sedalam 1,5 meter.

Baca Juga:  Tahanan Titipan Kejaksaan Meninggal, Kasubsi Bimkemaswat Lapas Kelas IIA Ambarawa: Dani terjatuh saat mengikuti lomba kasti

Wakil Danru Rescue Mako Disdamkarmat Cikarang Barat, Asep Sutisna, menjelaskan bahwa laporan diterima mengenai kondisi korban yang sudah tak sadarkan diri di dalam tangki.

Baca Juga:  Jawa Tengah, Juara Transparansi Informasi: Rekor Tujuh Tahun Berturut-turut

“Kondisi tangki yang sempit dengan aroma menyengat membuat para korban sulit bernapas dan lemas,” kata Asep.

Baca Juga:  Wali Kota Salatiga Diterpa Interpelasi DPRD! Robby: “Saya Tidak Punya Kepentingan Apa-Apa Selain Ingin Kota Ini Menjadi Lebih Maju"

Saat tim tiba di lokasi, dua korban sudah dievakuasi secara mandiri dan dilarikan ke rumah sakit. Namun, dua korban lainnya masih terjebak dalam tangki.

“Dua korban yang masih di dalam tangki kami angkat menggunakan webbing dan tali,” jelasnya.

Baca Juga:  Hangat & Bersahabat! Prabowo Temui PM Australia di Hotel, Tegaskan Komitmen Perkuat Hubungan Bilateral

Evakuasi melibatkan 12 petugas rescue dari Disdamkarmat Kabupaten Bekasi dan delapan petugas dari Sudin Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta. Proses penyelamatan berlangsung selama 30 menit dengan berbagai kendala, termasuk lubang tangki yang sempit dan licin akibat oli.

“Prosesnya sulit karena lubang kecil dan korban bertubuh besar. Licinnya tangki karena oli juga mempersulit evakuasi,” ujar Asep.

Setelah berhasil dievakuasi, seluruh korban langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis. Keberhasilan evakuasi ini mendapat apresiasi atas kerja cepat dan koordinasi tim yang solid.(Faiz)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: Content is protected !!