HARIAN 7

JENDELA INFORMASI DAN MITRA BISNIS ANDA

Jakarta Barat Gencarkan Budidaya Maggot untuk Atasi Sampah

JAKARTA | HARIAN7.COM – Jakarta Barat terus berinovasi dalam mengatasi masalah sampah yang terus meningkat. Suku Dinas Lingkungan Hidup (Sudin LH) Jakarta Barat kini mendorong masyarakat untuk menggencarkan budidaya Maggot sebagai solusi ramah lingkungan dan ekonomis.

Baca Juga:  KA Malioboro Hantam 7 Pemotor di Magetan, 4 Tewas di Tempat, Diduga Akibat Palang Dibuka Sebelum Waktunya

Menurut Kepala Sudin LH Jakarta Barat, Achmad Hariyadi, Maggot mampu mengurai sampah organik, khususnya sisa makanan, yang menyumbang 53 persen dari total 1.500 ton sampah harian di wilayah tersebut.

Baca Juga:  Semangat Hidup di Balik Jeruji: Program Pembinaan Inovatif Rutan Salatiga,"Sabtu Sehat Sabtu Bahagia"

“Saat ini, ada 70 komunitas penggiat Maggot di delapan kecamatan di Jakarta Barat. Kami terus berupaya mengaktivasi dan meningkatkan jumlah ini,” ujar Achmad, Rabu (20/11).

Baca Juga:  Kunjungi Merauke, Presiden Prabowo Tinjau Langsung Proses Panen Padi untuk Dorong Swasembada Pangan Nasional

Sudin LH juga memfasilitasi kerja sama antara para penggiat Maggot dengan sektor usaha seperti hotel, restoran, kafe, hingga katering. Langkah ini diharapkan dapat mengurangi pengiriman sampah organik ke TPST Bantar Gebang, yang saat ini mencapai 72 persen dari total sampah organik.

Baca Juga:  Salatiga Sejahtera: Mengukir Masa Depan Melalui Otonomi Daerah dan Kesiapsiagaan Bencana

“Dengan budidaya Maggot, sampah organik bisa dimanfaatkan, bahkan menghasilkan nilai ekonomi,” tutup Achmad optimis.

Baca Juga:  HUT Reserse Polri Ke 78, Satresnarkoba Salatiga Salurkan Bantuan kepada Tukang Becak dan Jukir

Upaya ini menjadi langkah nyata untuk menciptakan lingkungan yang lebih bersih sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.(YUANTA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini

Berita Lainya

error: Content is protected !!