HARIAN 7

JENDELA INFORMASI DAN MITRA BISNIS ANDA

Dilema Susu Lokal dan Kecewa, Para Peternak Sapi di Getasan Bagikan Ribuan Liter Susu Gratis

Laporan: Muhamad Nuraeni

UNGARAN | HARIAN7.COM – Ratusan peternak sapi perah di Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang, meluapkan kekecewaannya dengan membagikan 1.000 liter susu secara gratis kepada masyarakat, Minggu (10/11/2024).

Aksi ini menjadi cerminan dari tekanan ekonomi yang dihadapi para peternak sejak adanya pembatasan penjualan susu lokal ke industri pengolahan susu (IPS).

Baca Juga:  Puncak HKN ke-60 dan Hari AIDS Sedunia di Salatiga: Kolaborasi untuk Kesehatan Bersama

Tidak hanya di Kabupaten Semarang, peternak di Boyolali sebelumnya juga melakukan aksi serupa, berbagi hasil produksi mereka yang tak terserap pasar. Masyarakat terlihat sangat antusias menerima susu gratis, rela mengantri dengan membawa berbagai wadah, dari botol hingga galon, demi mendapatkan susu segar dari para peternak yang ingin produknya bermanfaat daripada terbuang sia-sia.

Baca Juga:  Diduga Hendak Lakukan Aksi Berpotensi Rusuh di Salatiga, Puluhan Pelajar Diamankan

Sugiyanto, pengurus Kelompok Peternak Susu Sidomulyo Getasan, mengungkapkan bahwa aksi ini adalah bentuk protes yang ingin menyampaikan pesan penting kepada pemerintah.

Menurutnya, pembatasan penjualan yang sudah berlangsung selama dua bulan terakhir telah merugikan banyak pihak, khususnya para peternak dan pengepul.

Baca Juga:  KPK Gali Jejak Dugaan Jual Beli Kuota Haji 2023–2024, Empat Bos Travel Dipanggil

“Ini juga bentuk kekecewaan dan protes. Pemerintah harus turun tangan mencari solusi agar hasil susu lokal dapat terserap dengan baik,” ujarnya.

Sugiyanto menambahkan, aksi ini digelar oleh pengepul dan 500 peternak di Kecamatan Getasan. Mereka berharap pemerintah dapat memberikan dukungan nyata agar industri susu lokal mampu pulih dari keterpurukan.

Baca Juga:  Aksi Sosial Pesat, Bagikan 1.500 Botol Susu Gratis

“Dari pembatasan ini, banyak susu yang tersisa. Jadi, kami inisiatif agar sisa-sisa susu yang tidak diterima dapat bermanfaat bagi masyarakat,” jelasnya.

Bingah, seorang warga yang ikut dalam aksi pembagian susu gratis, mengaku sedih melihat kondisi para peternak. Meski ia senang bisa mendapatkan susu, ia juga berharap agar permasalahan ini segera teratasi.

Baca Juga:  FGD Angkutan Umum Digelar, Pemkot Salatiga Bahas Batas Umur Kendaraan Angkutan Umum

“Kasihan peternaknya. Susu lokal seperti ini harusnya bisa terserap dengan baik, tidak mubazir,” ungkapnya.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: Content is protected !!