HARIAN 7

JENDELA INFORMASI DAN MITRA BISNIS ANDA

8 WBP Rutan Salatiga Jalani Pembaptisan

SALATIGA | HARIAN7.COM – Mewujudkan toleransi dan memperkuat kerukunan antar umat beragama, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Salatiga memberikan berbagai macam program pembinaan terlebih dengan bimbingan kerohanian.

Ditengah suasana bulan ramadan, Rutan Salatiga selain memberikan kegiatan kerohanian bagi warga binaan Islam, juga memberikan waktu bagi warga binaan Kristiani untuk menjalankan ibadahnya.

Kepala Rutan Salatiga Andri Lesmano mengatakan sebagai bentuk memperkuat toleransi dan kerukunan diantara warga binaan, Rutan Salatiga memberikan program pembinaan kerohanian pada seluruh warga binaan tanpa terkecuali.

Baca Juga:  Disdikbudpora Kabupaten Semarang Perpanjang Siswa Belajar di Rumah Hingga 11 April 2020, Sejumlah Sekolah Akan Dilakukan Penyemprotan Disinfektan

“Bentuk memperkuat toleransi dan kerukunan diantara warga binaan, Rutan Salatiga memberikan program pembinaan kerohanian pada seluruh warga binaan tanpa terkecuali,” ucapnya, Rabu (05/04/2023).

Andri menjelaskan kali ini sebanyak 8 (delapan) warga binaan kristiani mengikuti proses pembaptisan bersama Gereja Nazareth Pantekosta (GNP).

“Dengan dibaptisnya 8 warga binaan ini semoga menjadi momentum untuk mereka menjadi pribadi yang taat dengan Tuhan dan salah satu cara untuk memperkuat ibadah dan meningkatkan keimanan serta tentunya memberikan efek positif bagi mereka,” jelasnya.

Baca Juga:  Rutan Salatiga Luncurkan Tiyang Panutan, Layanan Konseling Terpadu untuk Warga Binaan

Hal senada disampaikan Gembala GNP, Pendeta Tony SP Manullang berujar kegiatan ini sebagai bentuk penyucian dan pendekatan diri pada Tuhan. Sehingga teman-teman warga binaan ini bisa menyadari kesalahan dan lebih dekat dengan Tuhan.

“Kegiatan ini sangat baik sebagi bentuk penyucian dan pendekatan diri pada Tuhan, sehingga teman-teman disin bisa menyadari kesalahan dan lebih dekat dengan Tuhan,” ujarnya.

Baca Juga:  Senyum Semringah Saniyem, Tempati Rumah Baru Sekaligus Foto Selfie Dengan Kapolres Salatiga

Sementara itu Fani Candra peserta pembaptisan yang terjerat perkara narkotika mengakui sangat terharu dan senang dengan kegiatan yang berlangsung berkat kerjasama Rutan Salatiga dengan Pentakosta.

“Saya sangat terharu dan senang dengan kegiatan ini saya berharap menjadi pribadi yang baik lagi dan lebih dekat dengan Tuhan,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: Content is protected !!