HARIAN 7

JENDELA INFORMASI DAN MITRA BISNIS ANDA

Oknum Kepala Dinas Di Cilacap Diduga Selingkuh Hingga Punya Anak, Ini Tegas Bupati

Pewarta : Rusmono|Kaperwil Jateng

Editor     : Abdurrochman

Bupati Cilacap, Tatto Suwarto Pamuji.


CILACAP, Harian7.com
– Adanya oknum Kepala Dinas yang diduga memiliki hubungan khusus (selingkuh, red) dengan perempuan lain selain istri resmi, dan mempunyai anak hingga kini Bupati Cilacap, Tatto Suwarto Pamuji mengaku belum menerima laporan. 

Bupati Cilacap mengatakan bahwa ia belum tahu. “Iya nanti, itu BKD (BKPPD) yang tahu,” katanya saat ditemui usai rakor inflasi daerah dan kenaikan harga BBM di ruang Prasanda Kantor Bupati Cilacap, Selasa (06/09/2022).

Bupati menegaskan, bahwa nanti apabila sudah tahu akan adanya kasus tersebut, saya akan mengundang yang bersangkutan untuk dimintai keterangan.

Baca Juga:  Serahkan Sertipikat Hasil PTSL di Kaki Gunung Salak, Menteri AHY Yakinkan Semua Masyarakat Miliki Kepastian Hukum Hak Atas Tanah

“Ini kan belum ada laporan jadi belum tahu. Cuma, kalau grengsang-grengseng iya, tapi wong saya belum tahu yang diam saja dulu,” tegasnya.

Sementara, Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kabupaten Cilacap, Budi Santosa saat dihubungi belum merespon.

Baca Juga:  Puji Sikap Kesatria Ketua DPRD Sumut, Pengamat Ajak Elemen Masyarakat Bersatu Jaga Persatuan dan Kesatuan NKRI

Diberitakan sebelumnya, seorang oknum pejabat eselon II inisial BDC yang belum genap dua bulan menjabat sebagai salah satu Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) atau Kepala Dinas di lingkungan Pemkab Cilacap diduga memiliki hubungan khusus dengan seorang perempuan hingga memiliki anak. Padahal yang bersangkutan sudah berkeluarga, namun ironisnya memiliki hubungan terlarang sejak lama.

Baca Juga:  Jalin Keakraban dan Kebersamaan, Kapores Semarang Temu Audensi Dengan Wartawan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!