HARIAN 7

JENDELA INFORMASI DAN MITRA BISNIS ANDA

Varian Omicron Masuk Jateng, Masyarakat Dihimbau Waspada dan Taati Prokes

SEMARANG, Harian7.com – Kapolda Jateng melalui Kabidhumas Kombes Pol M Iqbal Alqudusy membenarkan hal tersebut dan menyatakan hasil itu diperoleh setelah sembilan orang yang diduga terjangkit virus covid 19 menjalani tes laboratorium.

“Dari hasil uji whole genome sequencing (WGS), ditemukan sembilan orang tersebut positif Omicron,” kata Kabidhumas, Jumat (21/1). 

Dijelaskan, saat ini Penyelidikan epidemiologi tengah dilakukan.

Baca Juga:  Bus Anti Corona di Jateng Siap Diluncurkan

Adapun asal sampel uji WGS, terang Kabidhumas, berasal dari Kota Semarang, Cilacap, Pekalongan dan Sukoharjo.

“Untuk itu dihimbau masyarakat untuk taat prokes. Kegiatan yang berpotensi menimbulkan kerumunan harus dibatasi,” himbaunya.

Kabidhumas menerangkan varian Omicron sangat menular, bahkan 10 kali lebih cepat dibanding covid varian Delta.

Baca Juga:  Alumni Akpol Yon Sanika Satyawada Laksanakan Baksos Bersama Yatim Piatu

“Kesadaran masyarakat untuk taat prokes adalah yang utama. Tetap gunakan masker, membatasi mobilitasnya dan selalu cuci tangan,” ungkapnya.

Ditambahkan, saat ini Polda Jateng dan stakeholder terkait tengah melakukan percepatan vaksinasi booster di masyarakat.

Diharapkan, masyarakat yang belum divaksin tahap satu, tahap dua dan booster untuk aktif melaporkan diri ke pos kesehatan terdekat dan segera vaksin.

Baca Juga:  32 Bus Disiapkan Untuk Isolasi Mandiri Masyarakat Kudus

Polda Jateng, kata Kabidhumas, disamping melaksanakan upaya preventif dan menggelar vaksinasi, juga telah menyiapkan strategi apabila kembali terjadi ledakan covid seperti tahun lalu.

“Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan termasuk meningkatnya jumlah warga yang terjangkit covid, Polda Jateng sudah siap dengan langkah kontijensi,” tambahnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: Content is protected !!