HARIAN 7

JENDELA INFORMASI DAN MITRA BISNIS ANDA

Tak Ada Kata Menyerah, Pensiunan Anggota TNI Ini Sukses Tekuni Bisnis

Magelang, harian7.com – Tidak ada kata menyerah. Setiap ada keinginan pasti ada jalan. Filosofi itu tak jauh dari yang dirasakan Serka ( purn) Sujiarto (63).
Sujiarto  warga Dusun Mejing 4 RT 12 RW 03 Desa Mejing Kecamatan Candimulyo Magelang, mencoba peruntungan pasca pensiun pada tahun 2004 silam.

Kini ia menekuni bisnis penyediaan bahan bakar dari limbah kayu jati berupa potongan kecil dan serbuk ( sisa penggergajian ).

Ia mengaku dalam waktu sehari bisa menyediakan bahan tersebut mencapai sekitar 25 ton kepada para pengusaha tahu dan tempe di wilayah kabupaten dan kota Magelang.

Baca Juga:  Pohon Tumbang Nyaris Timpa Pengguna Jalan di Panggisari, Sudah Mulai Tua Dan Rapuh, Warga Mau Manfaatkan Takut Dilaporkan

“Demi mengisi kesibukan dan menjaga vitalitas serta kesehatan, saya melakukan hal ini, selain itu saya berusaha menciptakan lapangan kerja buat sebagian warga masyarakat,”kata Sujiarto kepada harian7.com Rabu, (16/01/19).

Baca juga:
Ditemukan Mayat Laki-laki Tanpa Identitas di Rawa Pening

Berkat usahanya yang sukses saat ini, juga dapat di rasakan para pekerja yang rata-rata berasal dari berbagai tempat dan mempunyai hasil yang cukup baik sehingga bisa untuk mencukupi kebutuhan keluarganya.

Baca Juga:  Berniat Bikin Konten Tapi Melanggar Lalu Lintas, 5 Pengendara Motor Sport Diciduk Polisi

” Kami mempekerjakan puluhan orang dengan sistem borongan untuk bongkar muat maupun mengirim limbah bahan bakar ini ke berbagai tempat, ” imbuhnya.

Disinggung mengenai hasil usahanya, pasca pensiunan anggota TNI tahun 2004 ini mengaku bisa meraup keuntungan kurang lebih sebesar Rp. 45 juta hingga 50 juta perbulan.

Disisi lain salah satu pekerja, Muhammad Nurkholis ( 26) asal Boyolali, bahwa ia mengakui dalam sehari dirinya bisa mendapatkan hasil sekitar Rp. 150. 000 – Rp. 200. 000.

Baca Juga:  Tutup 2024 dengan Gemilang, Rutan Salatiga Sabet Penghargaan Tiga Kategori Terbaik

” Dalam tiap hari saya bekerja disini bisa mendapatkan bayaran paling sedikit Rp. 150. 000 ( Seratus limapuluh ribu Rupiah) perhari, saya dan teman teman sangat berterima kasih dengan Bapak Sujiarto yang selama bertahun tahun memberikan pekerjaan ini kepada kami,” jelasnya. ( * )

Laporan : Ady Prasetyo (Kepala Biro Kedu)
Editor : Shodiq

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: Content is protected !!