HARIAN 7

JENDELA INFORMASI DAN MITRA BISNIS ANDA

Komnas Perlindungan Anak Kutuk Keras Aksi Teror Bom di Surabaya

Arist Merdeka Sirait, Ketua Umum Komnas PA.

TEMANGGUNG, harian7.com – Komisi Nasional (Komnas) perlindungan Anak mengutuk keras aksi teror bom di sejumlah gereja di Surabaya, Jatim, Minggu (13/5) pagi. Aksi yang dilakukannya tersebut melanggar hak asasi manusia (HAM) dan beberapa korban adalah anak-anak. Demikian ditegaskan Ketua Umum Komnas Perlindungan Anak, Arist Merdeka Sirait di Desa Rawa Seneng, Kecamatan Kandangan, Kabupaten Temanggung, Minggu (13/5).

Baca Juga:  Peringati HJK Ke 73, Kodim 0703/Cilacap  Melaksanakan Kegiatan Karya Bakti Penghijauan

“Terus terang, kami dari Komnas Perlindungan Anak mengutuk keras serangan teroris di sejumlah gereja di Surabaya, yang menimbulkan korban jiwa termasuk anak-anak. Ini jelas melanggar HAM dan anak yang menjadi korban tidak dalam posisi yang dia memahami apa yang sedang terjadi. Untuk itu, Komnas Perlindungan Anak menyatakan perang terhadap teror,” katanya.

Baca Juga:  Breaking News: Angin Kencang Landa Wilayah Kaki Gunung Merapi dan Gunung Merbabu Bagian Barat

Menurutnya, jangan sampai merasa takut terhadap teror, namun bagaimana memberikan keamanan yang baik. Pihaknya akan mengusulkan untuk meningkatkan fungsi intelijen baik yang ada di TNI dan Polri, serta intelijen yang ada di desa.

Baca Juga:  Wujudkan Good Governance dan Clean Governance, Kantor Imigrasi Cilacap Gelar Apel Penandatanganan Pakta Integritas

“Pihaknya nantinya akan melakukan trauma healing terhadap korban yang sampai sekarang masih dalam perawatan di rumah sakit. Ini semua adalah peristiwa besar yang menurut saya harus mendapat dukungan dari masyarakat. Apalagi, ada korban masih anak-anak. Ini tidak dapat dibiarkan,” tandasnya. (Dyanto/WHN)

Editor : Heru S

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: Content is protected !!