HARIAN 7

JENDELA INFORMASI DAN MITRA BISNIS ANDA

Pasca Kebakaran di Tajuk Yang Melalap Rumah Warga, Yayasan Izzatul Islam Getasan Salurkan Bantuan

koordinator Lazis Izzatul Islam, Dwi Pujiyanto saat menyalurkan bantuan.

Laporan: Bang Nur

UNGARAN,harian7.com – Yayasan Izzatul Islam Getasan salurkan bantuan kepada Siti Suwaibah (45) warga Tajuk RT 02 RW 03 korban kebakaran yang terjadi kemarin petang, Kamis (15/9/2022).

Bantuan berupa uang tunai disalurkan  melalui koordinator Lazis Izzatul Islam, Dwi Pujiyanto didampingi beberapa guru, Jumat (16/9/2022).

Selain uang tunai, bantuan sembako juga diberikan. Pasca kebakaran Suwaibah kini tinggal dirumah tetangganya.

Baca Juga:  Relawan SIBAT PMI Purbalingga Dilatih Pembuatan Eco-Enzyme

Kepala Dusun Tajuk Mashudi mengucapkan terima kasih atas kepedulian dari Yayasan Izzatul Islam yang telah memberikan bantuan kepada warganya.

Ia mengatakan sejak berita kebakaran tersebar, warga, relawan, dan pemerintah setempat segera memberikan dukungan serta bantuan. Termasuk yang sedang dilakukan warga dan para relawan hari ini membersihkan puing-puing rumah yang terbakar.

“Kami mewakili keluarga korban mengucapkan terima kasih atas bantuan ini. Semoga meringankan beban Ibu Siti. Alhamdulillah, respon warga dan para relawan sangat cepat.”

Baca Juga:  Ahli Falak: Rashdul Kiblat, Begini Cara Menentukan Arah Kiblat

“Kami berharap rumah Ibu Siti bisa segera terbangun kembali, tentu dengan bantuan masyarakat, pemerintah, dan para donator. Kami hanya berdoa semoga menjadi amal ibadah bagi para donator,” pungkas Mashudi.

Kondisi rumah pasca terbakar.

Saat kebakaran terjadi

Siti Suwaibah menuturkan, saat kejadian ia sedang menunaikan shalat maghrib berjamaah di masjid bersama anaknya.

“Pertama kali yang mengetahui kebakaran rumah adalah Yulian (7), putranya yang pulang terlebih dahulu dari masjid,” katanya.

Baca Juga:  Dua Tersangka Kurir dan Pengedar Narkoba Dicekok, Tim Ops Bersinar Lipu Polres Kepulauan Selayar

Suwaibah mengaku ia tidak mengetahui kalau rumahnya terbakarsaya.”Saya sedang shalat maghrib di masjid bersama anak saya.”

“Yang mengetahui pertama kali anak saya yang pulang duluan dari masjid. Ia berteriak-teriak minta tolong. Lalu warga datang membantu,” kata Siti Suwaibah.

Menurutnya, hampir seluruh rumah ludes terbakar beserta perlengkapan yang ada di dalamnya. Hanya tersisa bangunan kecil untuk kandang ternak.

“Surat-surat penting seperti sertifikat kepemilikan tanah, buku nikah, dan surat kependudukan juga hangus terbakar,”ucapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: Content is protected !!