HARIAN 7

JENDELA INFORMASI DAN MITRA BISNIS ANDA

Belasan Siswa SMP N 9 Salatiga Kesurupan, Begini Kronologinya

Kapolsek Sidorejo AKP Tri saat meninjau SMP N 9. (Lokasi kesurupan)

Laporan: Bang Nur

SALATIGA,harian7.com – Belasan siswa SMP Negeri 9 Salatiga mengalami kesurupan massal saat jam belajar mengajar berlangsung.

Kapolsek Sidorejo AKP Tri Widaryanto di lokasi mengatakan,  sebelumnya para siswa melakukan upacara hari Senin seperti biasa. Lalu usai  upacara sekitar pukul 07.30 wib  siswa kembali ke kelas untuk mengikuti pelajaran.

“Proses belajar mengajar berjalan lancar dan normal, jam pertama lancar, jam kedua lancar. Nah begitu jam ketiga itu mulai dari kelas lantai atas. Ada siswa yang histeris kesurupan. Terus di bawa ke bawah, namun malah menular ke siswa lain,” kata AKP Tri Senin (14/11/2022).

Baca Juga:  Petani Sokong Kesejahteraan Masyarakat Pedesaan

Dijelaskan AKP Tri, siswa yang kesurupan menjadi semakin banyak dan acak. Mulai laki-laki dan perempuan. Bahkan ada satu guru yang juga hampir kesurupan.

“Gurunya satu yang mau kesurupan. Hanya kebas-kebas saja tangannya,” terangnya.

Baca Juga:  Menag Lepas Keberangkatan Jemaah Haji, Ini Pesanya?

AKP Tri menambahkan, kemudian sekira pukul 11.00 wib kesurupan semakin banyak dan siswa yang kesurupan tambah histeris.

Sehingga jam pelajaran menjadi tidak kondusif. Akhirnya pihak sekolah menghentikan jam belajar dan siswa yang lain terpaksa di pulangkan lebih awal. Mencegah semakin banyak siswa yang kesurupan.

“Kemudian di panggilkan orang pintar untuk diobati,” jelasnya.

Dikatakan ada salah satu siswa yang sedang kesurupan itu ditanya. Intinya agar sekolahnya dijaga dan dibersihkan.

Baca Juga:  Kebakaran Disiang Bolong, Toko Sepatu dan Sandal Ludes Dimakan Api

“Sempat ngomong agar dibersihkan. Ndak tau apa maksudnya,” ungkapnya.

Tri mengungkapkan pukul 12.30 wib berangsur-angsur siswa yang kesurupan mulai sadar. Kemudian orang tua yang bersangkutan dipanggil untuk menjemput anaknya yang kesurupan.

Pantauan harian7.com di lokasi, masih ada satu siswa yang sampai pukul 12.45 wib belum sadar. 

Masih histeris di ruang guru. Diketahui bangunan SMPN 9 Salatiga itu menjadi salah satu cagar budaya di Salatiga. 

Sebab bangunan itu dibangun sejak zaman penjajahan Belanda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini

Berita Lainya

error: Content is protected !!