Laporan: Muhamad Nuraeni
SALATIGA,HARIAN7.COM – Kapolres Salatiga AKBP Afrito Marbaro mengajak anak-anak mengenal polisi sebagai sahabat yang bertugas melindungi dan memberikan rasa aman kepada masyarakat.
Pesan tersebut disampaikan Afrito saat mengunjungi TK Kemala Bhayangkari 31 Salatiga, Senin (26/10/2026). Kunjungan itu merupakan bagian dari program Polisi Peduli Pendidikan sekaligus upaya mendukung pembentukan karakter anak sejak usia dini.
Kehadiran Afrito didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Salatiga Ita Afrito Marbaro dan pengurus Bhayangkari Cabang Salatiga. Mereka disambut guru dan anak-anak dengan suasana hangat dan penuh keceriaan.
Dalam kunjungan tersebut, Afrito menekankan bahwa pendidikan anak usia dini tidak hanya berfokus pada kemampuan membaca, menulis, dan berhitung, tetapi juga pembentukan karakter.
Menurut dia, nilai-nilai seperti kejujuran, kedisiplinan, sopan santun, kepedulian, dan sikap saling menghormati perlu ditanamkan sejak kecil agar menjadi bekal anak ketika tumbuh dewasa.
“Anak-anak adalah generasi penerus bangsa yang harus kita persiapkan sejak dini. Mereka perlu mendapatkan kasih sayang, pendampingan, dan pendidikan yang baik agar tumbuh menjadi pribadi yang cerdas, disiplin, jujur, serta memiliki kepedulian terhadap sesama. Pembentukan karakter harus dimulai dari lingkungan keluarga dan diperkuat melalui pendidikan di sekolah,” ungkap Afrito.
Afrito juga mendorong penanaman nilai persahabatan, kebersamaan, dan kepedulian di lingkungan sekolah. Anak-anak perlu dibiasakan berbagi, menyayangi teman, menghormati guru dan orang tua, serta tidak melakukan tindakan yang menyakiti orang lain.
Ia berharap sekolah menjadi lingkungan yang aman dan nyaman bagi anak untuk belajar, bermain, serta mengembangkan potensi diri.
Afrito mengatakan, anak-anak juga perlu memahami pentingnya menaati aturan dan berani bercerita kepada guru atau orang tua ketika mengalami atau melihat sesuatu yang membuat mereka merasa tidak aman.
“Kami ingin anak-anak mengenal polisi sebagai sahabat yang hadir untuk melindungi, membantu, dan memberikan rasa aman kepada masyarakat. Sejak kecil, anak-anak perlu diajarkan untuk berbuat baik, menghormati orang lain, menaati aturan, serta berani menyampaikan kepada guru atau orang tua apabila mengalami atau melihat sesuatu yang membuat mereka merasa tidak aman,” tambahnya.
Sementara itu, Ita Afrito Marbaro mengajak para guru untuk terus memberikan pendampingan dan teladan yang baik kepada anak-anak melalui proses pembelajaran yang menyenangkan, kreatif, dan sesuai dengan tahap perkembangan mereka.
Menurut dia, keteladanan orang dewasa memiliki peran penting dalam membentuk perilaku anak. Nilai-nilai positif akan lebih mudah dipahami ketika anak melihat contoh nyata dalam kehidupan sehari-hari.
Afrito menegaskan, pembentukan karakter dan perlindungan anak membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, mulai dari keluarga, tenaga pendidik, masyarakat, hingga pemerintah dan kepolisian.
Sinergi tersebut diperlukan untuk menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak, melindungi mereka dari kekerasan, serta memberikan kesempatan untuk mengembangkan potensi dan meraih cita-cita.
Melalui program Polisi Peduli Pendidikan, Polres Salatiga berharap hubungan antara kepolisian dan lingkungan pendidikan semakin erat. Kehadiran polisi di sekolah juga diharapkan dapat memperkenalkan nilai kedisiplinan, keamanan, ketertiban, dan kepedulian sosial dengan cara yang mudah dipahami anak-anak.
Sejalan dengan semangat “Polisi Bersama Masyarakat”, Polres Salatiga berkomitmen mendukung dunia pendidikan dan pembentukan karakter generasi muda sejak usia dini.









Tinggalkan Balasan