Laporan: Muhamad Nuraeni

TEMANGGUNG, HARIAN7.COM – Pengawasan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Temanggung diperketat. Sebanyak 48 personel aparat penegak hukum (APH) dari kepolisian, TNI, dan BNNK Kabupaten Temanggung turun bersama-sama melakukan razia dan tes urine di lingkungan rutan.

Kegiatan yang berlangsung Selasa (22/9/2026) itu merupakan tindak lanjut Surat Edaran Direktur Jenderal Pemasyarakatan tentang peningkatan kewaspadaan dalam rangka deteksi dini dan pencegahan gangguan keamanan dan ketertiban di lingkungan pemasyarakatan.

Razia melibatkan 28 personel Polres Temanggung, 13 personel TNI/Koramil Temanggung, serta tujuh personel BNNK Kabupaten Temanggung. Seluruh pegawai Rutan Temanggung juga turut terlibat dalam kegiatan tersebut.

Petugas melakukan penggeledahan di seluruh area kamar hunian warga binaan pemasyarakatan (WBP). Pemeriksaan dilakukan dengan tetap mengedepankan pendekatan humanis, profesional, dan sesuai ketentuan yang berlaku.

Tak hanya kamar hunian, perhatian juga diarahkan pada upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika melalui pemeriksaan tes urine.

Sebanyak 30 WBP dan lima pegawai Rutan Temanggung menjalani tes urine. Hasilnya, seluruh sampel dinyatakan negatif.

Artinya, dalam pemeriksaan tersebut tidak ditemukan indikasi positif penggunaan narkoba pada WBP maupun pegawai yang menjalani tes.

Kepala Rutan Temanggung Hendra Prastya Nugraha mengatakan, razia dan tes urine menjadi bagian dari langkah deteksi dini untuk menjaga keamanan dan ketertiban di dalam rutan.

“Penggeledahan dan tes urine ini merupakan langkah nyata dalam meningkatkan kewaspadaan serta deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban,” kata Hendra.

Menurut dia, keterlibatan berbagai unsur aparat menjadi bagian penting dalam memperkuat pengawasan di lingkungan pemasyarakatan.

“Dukungan dan sinergi bersama Polres, TNI, dan BNNK Temanggung menjadi kekuatan penting dalam menjaga Rutan tetap aman, tertib, dan kondusif,” ujarnya.

Kegiatan berlangsung tertib dan terkoordinasi. Rutan Temanggung memastikan pengamanan dan pengawasan akan terus dilakukan secara berkala.

Langkah tersebut sekaligus menjadi upaya menjaga lingkungan rutan tetap aman, tertib, serta mencegah penyalahgunaan narkotika.

Dengan hasil pemeriksaan seluruhnya negatif, Rutan Kelas IIB Temanggung menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat deteksi dini dan membangun sinergi dengan aparat penegak hukum.(*)