Laporan: Muhamad Nuraeni

BOYOLALI | HARIAN7.COM – Kemarau panjang mulai membuat warga di sejumlah wilayah Kabupaten Boyolali harus lebih irit menggunakan air.

Di tengah kondisi itu, Pramuka Peduli Kwartir Cabang (Kwarcab) Boyolali ikut turun tangan. Sebanyak 13 truk tangki air bersih dikirim ke wilayah Boyolali Utara.

Total air yang dibawa mencapai sekitar 68.000 liter.

Bantuan tersebut diberangkatkan dari Sanggar Pramuka, Kemiri, Kecamatan Mojosongo, Boyolali, Sabtu (19/9/2026).

Pramuka Peduli Kwarcab Boyolali bekerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Boyolali untuk menyalurkan air tersebut kepada warga terdampak kekeringan.

Sekretaris Kwarcab Boyolali Joko Murjito mengatakan, bantuan air bersih menyasar Desa Ngaren dan Krobokan di Kecamatan Juwangi serta Desa Bengle dan Repaking di Kecamatan Wonosamodro.

“Hari ini Kwarcab Boyolali melalui Pramuka Peduli mengirimkan bantuan air bersih ke wilayah Boyolali Utara,” kata Joko.

Ia berharap bantuan tersebut bisa membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari warga yang terdampak kekeringan.

Sementara itu, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Boyolali Ery Purwo Nugroho mengatakan, kekeringan kini sudah menyebar ke 13 kecamatan.

Wilayah tersebut yakni Wonosamodro, Wonosegoro, Juwangi, Tamansari, Cepogo, Musuk, Kemusu, Selo, Klego, Ampel, Gladagsari, Andong, dan Karanggede.

“Kalau desa ada 44 desa atau kelurahan yang terdampak dan 140 dukuh,” ujar Ery, Senin (21/9/2026).

Menurut Ery, BPBD bersama sejumlah pihak telah menyalurkan 1.023 tangki air bersih dengan total sekitar 5.160.000 liter.

Bantuan tersebut ditujukan untuk 10.921 kepala keluarga atau 32.822 jiwa yang terdampak kekeringan.

Awalnya cuma 10 tangki

Pelaksana Humas Kwarcab Boyolali Eksani mengatakan, bantuan air bersih yang dikirim Pramuka Peduli awalnya hanya 10 tangki.

Namun, setelah melihat kondisi di lapangan, jumlahnya ditambah tiga tangki.

“Awalnya kami mengirimkan 10 tangki saja, namun melihat kondisi di lapangan sangat membutuhkan air bersih maka kami tambah lagi dengan tiga truk tangki sehingga total ada 13 tangki,” kata Eksani.

Kapasitas setiap tangki berbeda, mulai dari 5.000 liter, 6.000 liter, hingga 8.000 liter.

Jika ditotal, sekitar 68.000 liter air bersih dikirim untuk warga Boyolali Utara.

Eksani mengatakan, pendistribusian air juga dibantu jajaran andalan cabang, kwartir ranting, serta BPBD Kabupaten Boyolali.

“Semoga bermanfaat untuk warga yang terdampak,” ujarnya.