DEPOK | HARIAN7.COM – Tonny Ranti, seorang karateka dan pengembang properti (developer) perumahan rakyat, resmi menyatakan diri sebagai Calon Legislatif (Caleg) DPR RI untuk Dapil Depok-Bekasi melalui Partai Gelora Indonesia. Keputusan ini diambil setelah ia mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Sekretaris DPC Partai Hanura Kota Depok yang telah diemban selama tiga periode.
Tonny menjelaskan bahwa perpindahannya bukan didasari oleh rasa kebencian, melainkan karena pencarian visi perjuangan yang lebih sejalan dengan prinsip kerjanya. Ia merasa kebutuhan akan kolaborasi lintas elemen menjadi kunci utama dalam membangun daerah.
“Saya tidak mencari partai. Saya mencari rumah perjuangan. Saya mencari Partai Kolaborasi, bukan Partai Ego. Partai yang mau bekerja bersama Rakyat, Pengusaha, Akademisi, dan Komunitas,” ujar Tonny Ranti, usai menggelar rapat dengan pengurus DPD Depok, Kamis (10/9/2026)
Dari Dojo ke Dewan: Misi Bedah Rumah dan Bangun Sasana
Dengan latar belakang 40 tahun di dunia olahraga karate dan 10 tahun terakhir di industri properti, Tonny membawa misi unik yang ia sebut sebagai “Bedah Rumah & Bangun Sasana”. Ia berkomitmen untuk memperbaiki kualitas hunian warga sekaligus membangun fasilitas olahraga untuk peningkatan sumber daya manusia (SDM).
“Seorang Karateka dan Developer bisa menjadi Anggota Dewan yang bekerja nyata untuk Depok-Bekasi. Kalau duduk, saya tidak akan diam. Saya akan buktikan bahwa anak dojo, anak lapangan, bisa duduk di Dewan,” tegasnya.
Tonny menilai Partai Gelora Indonesia memiliki semangat “Berani, Bekerja, Bersama” yang sesuai dengan karakter disiplin dan sportivitas yang ia pelajari selama berkarier di dunia bela diri. Selain itu, visi Partai Gelora menuju “Indonesia 5 Besar 2045” dianggap sejalan dengan upayanya dalam membangun SDM melalui olahraga dan penyediaan perumahan layak.
Alasan Memilih Gelora
Dalam keterangannya, Tonny merinci tiga alasan utama bergabung dengan Partai Gelora:
1. Semangat Kolaborasi: Partai Gelora terbuka untuk bekerja sama dengan semua elemen bangsa, termasuk dunia usaha di mana Tonny aktif di KADIN.
2. Visi Jangka Panjang: Keselarasan visi pembangunan SDM melalui olahraga dan perumahan dengan target Indonesia Emas 2045.
3. Bukti Nyata: Keinginan untuk membuktikan bahwa kader dari latar belakang non-politik murni (olahraga dan developer) dapat menjadi anggota dewan yang produktif.
Dengan pengalaman organisasi yang matang, Tonny berharap dapat membawa angin segar bagi konstituen di Depok dan Bekasi dengan pendekatan politik yang lebih praktis dan berorientasi pada solusi nyata bagi masyarakat.









Tinggalkan Balasan