Laporan: Muhamad Nuraeni
SALATIGA | HARIAN7.COM – Di tengah hiruk pikuk kendaraan yang terus melintas, para Sukarelawan Pengatur Lalu Lintas (Supeltas) menjadi sosok yang kerap terlihat membantu mengurai kepadatan jalan. Namun, mengatur arus kendaraan ternyata bukan sekadar berdiri di tengah jalan sambil memberi isyarat tangan.
Untuk memastikan para Supeltas bekerja dengan aman dan benar, Satlantas Polres Salatiga memberikan pembinaan khusus terkait teknik pengaturan lalu lintas dan keselamatan di jalan raya.
Kegiatan pembinaan dan penyuluhan (Binluh) tersebut dilakukan Unit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) Satlantas Polres Salatiga di kawasan Putaran Atas, Kota Salatiga, Selasa (11/8/2026).
Dipimpin Kanit Kamsel Satlantas Polres Salatiga IPDA Muhamad Ali, para Supeltas diberikan edukasi mulai dari posisi berdiri yang aman, cara berkomunikasi dengan pengendara, penggunaan perlengkapan keselamatan, hingga langkah menghadapi kepadatan arus kendaraan.
Polisi mengingatkan, niat membantu mengatur lalu lintas harus tetap diimbangi pemahaman keselamatan. Sebab, satu kesalahan kecil di jalan raya dapat berisiko membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.
“Kami memberikan pembinaan agar rekan-rekan Supeltas memahami cara pengaturan lalu lintas yang aman dan benar. Yang paling utama adalah keselamatan, baik bagi Supeltas maupun masyarakat pengguna jalan,” ujar IPDA Muhamad Ali.
Menurutnya, Supeltas memiliki peran penting dalam membantu kepolisian, terutama di sejumlah titik yang memiliki aktivitas kendaraan cukup tinggi. Namun, dalam menjalankan tugasnya, Supeltas diminta tetap mengedepankan sikap humanis dan tidak mengambil tindakan yang berpotensi membahayakan.
Sementara itu, Kasatlantas Polres Salatiga AKBP Hendry Sulistyanta mengatakan keberadaan Supeltas merupakan bagian dari kepedulian masyarakat dalam menjaga kelancaran lalu lintas.
Meski bersifat sukarela, peran tersebut tetap membutuhkan pembinaan agar sesuai dengan prinsip keselamatan berlalu lintas.
“Kami sangat mengapresiasi peran Supeltas yang dengan sukarela membantu mengatur lalu lintas. Namun, keselamatan harus menjadi prioritas utama,” ungkapnya.
Ia menambahkan, keselamatan lalu lintas bukan hanya tanggung jawab polisi. Seluruh elemen masyarakat memiliki peran, termasuk Supeltas dan pengguna jalan.
“Kami mengajak seluruh masyarakat Kota Salatiga untuk menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas. Patuhi aturan, saling menghormati sesama pengguna jalan dan selalu utamakan keselamatan,” katanya.
Melalui pembinaan tersebut, Satlantas Polres Salatiga berharap Supeltas semakin profesional dalam membantu pengaturan lalu lintas. Sinergi antara polisi dan masyarakat diharapkan mampu menciptakan kondisi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) yang semakin baik di Kota Salatiga.(*)









Tinggalkan Balasan