Laporan: Tambah Santoso

DEMAK | HARIAN7.COM – Dalam upaya memperkuat profesionalisme dan kesiapsiagaan personel di lapangan, Kepolisian Resor (Polres) Demak terus meningkatkan kualitas sumber daya manusianya melalui Latihan Peningkatan Kemampuan Menembak Tahun 2026. Kegiatan rutin ini dilangsungkan di Lapangan Tembak Mako Brimob Pasadena Polda Jawa Tengah, Selasa (21/7/2026).

Latihan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Demak, AKBP Arrizal Samelino Gandasaputra, dan diikuti oleh sedikitnya 100 personel yang berasal dari berbagai satuan fungsi (Satfung) Polres Demak serta jajaran Kepolisian Sektor (Polsek).

Rangkaian kegiatan diawali dengan apel pembukaan dan doa bersama. Kepala Bagian Sumber Daya Manusia (Kabag SDM) Polres Demak, Kompol Sukmawati, turut memberikan arahan tegas kepada seluruh peserta sebelum sesi praktik dimulai. Ia meminta agar seluruh anggota mengikuti latihan dengan serius, mematuhi instruksi pelatih, dan mengutamakan faktor keselamatan (SOP).

Menurut Kompol Sukmawati, latihan ini merupakan bentuk pembinaan berkesinambungan untuk menjaga dan meningkatkan kompetensi teknis anggota dalam menggunakan senjata api.

“Latihan ini bukan hanya bertujuan meningkatkan ketepatan menembak, tetapi juga membangun disiplin, tanggung jawab, dan kesadaran setiap personel terhadap pentingnya keselamatan dalam penggunaan senjata api. Karena itu, saya minta seluruh peserta mengikuti setiap tahapan latihan dengan sungguh-sungguh dan mematuhi arahan instruktur,” tegas Kompol Sukmawati.

Setelah menerima pembekalan teori dan keselamatan, para peserta langsung menjalani ujian praktik yang diawasi secara ketat oleh instruktur berpengalaman. Adapun materi dan persenjataan yang digunakan meliputi: praktik menembak pada jarak 15 meter, praktik menembak pada jarak 15 meter dan 25 meter lalu praktik menembak pada jarak 50 meter dan Zeroing (penyesuaian bidikan), menembak presisi, teknik menembak menggunakan barikade, hingga moving shooting (menembak dalam kondisi bergerak).

Melalui latihan yang dilaksanakan secara berkala ini, pimpinan Polres Demak berharap kemampuan teknis, kepercayaan diri, serta kesiapan mental personel terus terasah dalam menghadapi berbagai dinamika tantangan tugas di lapangan.

Kapolres Demak yang akrab disapa AKBP Samel ini menegaskan bahwa kemahiran menggunakan senjata api adalah salah satu kompetensi dasar mutlak bagi anggota Polri. Kendati demikian, skill tersebut wajib dibarengi dengan kedisiplinan tingkat tinggi dan kemampuan mengambil keputusan yang tepat sesuai prosedur hukum yang berlaku.

“Kemampuan menembak adalah keterampilan dasar yang harus terus diasah oleh setiap anggota Polri. Saya berharap seluruh personel menjadikan latihan ini sebagai bekal untuk meningkatkan profesionalisme,” ujar AKBP Samel.

“Dengan demikian, setiap tindakan yang dilakukan di lapangan akan selalu mengedepankan ketepatan, keselamatan, dan akuntabilitas dalam memberikan perlindungan, pengayoman, serta pelayanan kepada masyarakat luas,” pungkasnya.