Laporan: Fera Marita

KAB. SEMARANG|HARIAN7.COM – Program rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH) dalam TMMD Reguler ke-129 Kodim 0714/Salatiga terus dikebut. Untuk memastikan pengerjaan berjalan sesuai target, Kasdim 0714/Salatiga Mayor CPL Purwanto turun langsung melakukan pengecekan di lokasi.

Sidak dilakukan pada Selasa (21/7/2026) di rumah Arifin, warga Dusun Gompyong, Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang. Rumah Arifin menjadi salah satu sasaran program rehabilitasi RTLH dalam kegiatan TMMD tahun 2026.

Dalam peninjauannya, Mayor CPL Purwanto memastikan proses pemugaran berjalan sesuai rencana. Hingga saat ini, progres pengerjaan rumah tersebut telah mencapai lebih dari 30 persen dan tidak ditemukan kendala berarti.

“Optimis bisa selesai tepat waktu. Progres pengerjaannya sudah sesuai dengan jadwal yang ditentukan,” ujar Mayor CPL Purwanto kepada Harian7.

Kasdim mengungkapkan, bantuan RTLH tersebut dinilai tepat sasaran mengingat kondisi keluarga Arifin yang tergolong kurang mampu. Arifin selama ini menjadi tulang punggung keluarga meski tidak memiliki pekerjaan tetap.

Tidak hanya menghidupi dirinya sendiri, Arifin juga merawat kakak perempuannya yang mengalami tunawicara serta keponakan perempuan yang memiliki kebutuhan khusus.

“Selama ini Arifin adalah tulang punggung keluarganya. Saya melihat kondisinya sangat terharu. Semua pengerjaan dilakukan oleh TNI, karena Arifin tidak mampu menyediakan suguhan apabila dikerjakan oleh warga,” ungkapnya.

Menurut Mayor CPL Purwanto, kehadiran program TMMD bukan hanya membangun infrastruktur, tetapi juga menjadi bentuk kepedulian TNI terhadap masyarakat yang membutuhkan.

“Melihat kondisi ekonomi Arifin membuktikan bahwa bantuan RTLH ini sudah tepat sasaran. Saya juga menekankan kepada anggota agar selalu ikhlas dan diniatkan sebagai ibadah,” pungkasnya.

Program TMMD Reguler ke-129 Kodim 0714/Salatiga di Desa Cukil terus berjalan dengan sasaran pembangunan fisik dan pemberdayaan masyarakat. Kehadiran program tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup warga penerima manfaat.