DEPOK | HARIAN7.COM – Pemerintah Kota Depok melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) melanjutkan pembangunan infrastruktur drainase di Jalan Raya Sawangan untuk mengatasi masalah genangan air yang kerap terjadi saat hujan deras. Proyek ini merupakan kelanjutan dari pekerjaan tahun sebelumnya yang menyasar titik rawan banjir di kawasan Mampang DTC.
Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) Dinas PUPR Kota Depok, Rizwanur Rahim, menjelaskan bahwa wilayah Mampang DTC memang dikenal sebagai area yang mudah tergenang akibat kapasitas saluran lama yang tidak memadai. Oleh karena itu, pemerintah melakukan penambahan dimensi saluran agar daya tampung air meningkat signifikan.
“Wilayah ini terkenal dengan genangan air ketika turun hujan, tepatnya di Mampang DTC. Pembangunan ini adalah lanjutan dari tahun lalu untuk memastikan aliran air lancar dan tidak lagi meluber ke badan jalan,” ujar Rizwanur,saat di konfirmasi melalui pesan singkat Jumat (26/6/2026)
Dua Segmen dengan Spesifikasi Berbeda
Rizwanur merinci bahwa pekerjaan drainase kali ini dibagi menjadi dua segmen dengan spesifikasi teknis yang disesuaikan dengan kondisi lapangan. Segmen pertama memiliki panjang 210 meter dan menggunakan uditch (saluran beton pracetak) berukuran 100×100 cm. Ukuran besar ini dipilih untuk menampung volume air limpasan yang tinggi dari daerah tangkapan hujan di sekitarnya.
Sementara itu, segmen kedua sepanjang 58,8 meter menggunakan uditch berukuran lebih kecil, yakni 60×60 cm. Selain pemasangan uditch, sebagian ruas juga dikerjakan dengan metode pengecoran langsung (cast in place) menggunakan beton ready mix mutu K350 untuk menjamin kekuatan dan durabilitas struktur terhadap beban lalu lintas serta tekanan air.
“Penggunaan beton K350 pada bagian yang dicor langsung bertujuan agar konstruksi lebih kokoh dan tahan lama. Kami memastikan setiap segmen dibangun sesuai standar teknis agar fungsi drainase optimal dalam jangka panjang,” tambahnya.
Pembangunan drainase di Jalan Raya Sawangan ini diharapkan dapat彻底 menyelesaikan masalah genangan di Mampang DTC, sehingga mobilitas warga dan aktivitas ekonomi di koridor tersebut tidak lagi terganggu saat musim hujan tiba. Dinas PUPR Kota Depok berkomitmen terus meningkatkan kapasitas jaringan drainase di titik-titik kritis lainnya sebagai bagian dari upaya mitigasi bencana banjir kota.









Tinggalkan Balasan