Laporan: Tambah Santoso

PATI | HARIAN7.COM – Regenerasi kepemimpinan kembali bergulir di lingkungan Polresta Pati. Dua jabatan kapolsek resmi berganti dalam satu upacara yang tak hanya menandai estafet komando, tetapi juga menjadi panggung penghargaan bagi personel yang dinilai mengabdikan diri tanpa cela hingga penghujung masa dinas.

Di halaman Mapolresta Pati, Jumat (5/6/2026), prosesi Serah Terima Jabatan (Sertijab) Kapolsek Jakenan dan Kapolsek Pati berlangsung khidmat di bawah pimpinan Kapolresta Pati Kombes Pol Jaka Wahyudi.

Pergantian pertama terjadi di Polsek Jakenan. Jabatan yang sebelumnya diemban Kompol Agus Arifin kini dipercayakan kepada Iptu Heru Purnomo. Sementara itu, kursi Kapolsek Pati yang ditinggalkan Heru kini ditempati Iptu Windartono.

Prosesi berlangsung sesuai tradisi organisasi Polri. Pembacaan keputusan pimpinan, pengambilan sumpah jabatan, penandatanganan berita acara, hingga pakta integritas menjadi rangkaian yang mengukuhkan pergantian kepemimpinan tersebut.

Kapolresta Pati Kombes Pol Jaka Wahyudi menegaskan bahwa mutasi jabatan merupakan bagian dari kebutuhan organisasi untuk menjaga dinamika dan efektivitas pelayanan kepada masyarakat.

“Mutasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri. Selain sebagai penyegaran organisasi, mutasi juga menjadi sarana pembinaan karier bagi anggota agar memiliki pengalaman dan kompetensi yang semakin baik dalam mengemban tugas,” kata Jaka.

Menurutnya, kepercayaan yang diberikan kepada pejabat baru harus dibalas dengan kinerja yang lebih baik serta kemampuan beradaptasi dengan karakter wilayah masing-masing.

Selain pergantian pimpinan, upacara juga diwarnai pemberian kenaikan pangkat pengabdian kepada personel yang dinilai menunjukkan loyalitas dan integritas selama bertugas.

AKP Mudofar memperoleh kenaikan pangkat menjadi Kompol, sementara Aiptu Bujono naik satu tingkat menjadi Ipda melalui mekanisme kenaikan pangkat pengabdian. Dari unsur ASN Polri, Bambang Kundiarto juga menerima kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi.

Bagi Polri, penghargaan tersebut bukan sekadar simbol administratif. Kenaikan pangkat pengabdian menjadi bentuk apresiasi atas rekam jejak personel yang mampu menjaga disiplin, profesionalisme, dan bebas dari pelanggaran selama bertugas.

“Kenaikan pangkat pengabdian bukanlah hak yang diberikan secara otomatis. Penghargaan ini diberikan kepada anggota yang telah menunjukkan dedikasi, loyalitas, dan kinerja yang baik serta tidak memiliki catatan pelanggaran selama berdinas,” tegas Jaka.

Ia berharap capaian tersebut dapat menjadi pemantik semangat bagi seluruh anggota Polresta Pati untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat sekaligus menjaga marwah institusi.

“Semoga penghargaan ini menjadi inspirasi bagi seluruh anggota untuk terus meningkatkan kinerja, disiplin, dan integritas dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat,” pungkasnya.