Laporan: Tambah Santoso

KUDUS | HARIAN7.COM – Seorang warga Desa Gamong, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, nyaris menjadi korban pembegalan oleh orang tak dikenal (OTK) bersenjata tajam, Kamis (27/5/2026) dini hari. Korban berhasil selamat setelah berteriak meminta pertolongan warga.

Peristiwa menegangkan itu terjadi sekitar pukul 01.55 WIB di Jalan Kedungdowo–Sidorekso, tepatnya di depan gapura masuk Desa Gamong.

Korban diketahui berinisial W, warga RT 02 RW 02 Desa Gamong. Saat kejadian, korban tengah pulang seorang diri menggunakan sepeda motor dari arah timur.

Di tengah perjalanan, korban mulai merasa curiga karena dibuntuti seorang pria tak dikenal yang mengendarai sepeda motor Honda PCX warna merah.

Berdasarkan keterangan korban, pelaku memiliki ciri berbadan agak gemuk, kepala agak botak, mengenakan jaket hoodie hijau, dan diduga membawa senjata tajam.

Saat tiba di dekat gapura desa, pelaku mulai mendekati korban. Menyadari dirinya terancam, korban spontan berteriak histeris meminta pertolongan warga sekitar.

Teriakan tersebut diduga membuat pelaku panik hingga akhirnya membatalkan aksinya dan melarikan diri ke arah barat.

Aksi dugaan percobaan pembegalan itu juga sempat terekam kamera CCTV yang terpasang di area gapura desa. Namun, wajah pelaku belum dapat dikenali secara jelas karena kondisi malam yang gelap dan peristiwa berlangsung cepat.

Kepala Desa Gamong, Noryanto, membenarkan adanya insiden tersebut.

“Korban mengaku dikejar seorang pria dengan ciri berbadan agak gemuk, memakai jaket hoodie hijau, kepala agak botak, dan diduga membawa senjata tajam. Korban berhasil selamat karena berteriak minta tolong. Pelaku kemudian kabur,” ujar Noryanto saat dikonfirmasi, Kamis malam (28/5/2026).

Menurutnya, pemerintah desa langsung melaporkan kejadian itu kepada unsur tiga pilar desa untuk ditindaklanjuti.

“Kejadian ini sudah kami laporkan ke tiga pilar desa, mulai pemerintah desa, Bhabinkamtibmas, hingga Babinsa agar bisa ditindaklanjuti dan warga lebih waspada,” tambahnya.

Pihak desa juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas pada malam hari dan menghindari bepergian seorang diri.

Sementara itu, Kapolsek Kaliwungu AKP Deni Dwi Noviandi saat dikonfirmasi terkait kasus tersebut belum memberikan keterangan resmi hingga berita ini diturunkan.