MINA | HARIAN7.COM – Kawasan Mina perlahan memasuki babak baru dalam sejarah penyelenggaraan ibadah haji. Jika selama puluhan tahun identik dengan lautan tenda putih tempat jutaan jemaah bermalam, kini wajah Mina mulai berubah dengan hadirnya bangunan modern bertingkat yang dirancang khusus untuk menunjang kenyamanan dan efisiensi layanan haji.
Transformasi tersebut terlihat melalui proyek Rabiah Kidana, kompleks akomodasi modern yang mulai dioperasikan penuh pada musim haji 1447 Hijriah. Proyek ini menjadi bagian dari langkah besar Arab Saudi dalam memodernisasi kawasan masyair suci di tengah terus meningkatnya jumlah jemaah haji dunia setiap tahun.
Dilansir dari Saudi Press Agency (SPA), Rabiah Kidana dikembangkan oleh Kidana Development Company di bawah Royal Commission for Makkah City and Holy Sites bekerja sama dengan Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi.
Kompleks tersebut menghadirkan delapan bangunan modern dua lantai yang berdiri di atas lahan seluas lebih dari 33 ribu meter persegi. Konsep yang diusung tak lagi sekadar menyediakan tempat bermalam, melainkan membangun model hunian haji masa depan yang lebih tertata, nyaman, dan efisien.
Privasi jemaah, optimalisasi ruang, hingga kesiapan operasional selama puncak musim haji menjadi fokus utama dalam desain proyek tersebut. Pada fase awal, tiga bangunan telah digunakan saat musim haji 1446 Hijriah. Kini, seluruh bangunan telah rampung dan siap digunakan penuh tahun ini.
Kehadiran hunian vertikal di Mina dinilai menjadi solusi strategis atas keterbatasan lahan di kawasan masyair. Dengan pembangunan bertingkat, kapasitas akomodasi dapat ditingkatkan tanpa harus memperluas area Mina yang sangat terbatas.
Tak hanya itu, desain modern juga diharapkan mampu membantu pengaturan arus mobilitas jemaah agar lebih aman dan tertib, terutama saat fase-fase krusial seperti mabit dan lempar jumrah yang melibatkan jutaan orang dalam waktu hampir bersamaan.
Dalam beberapa tahun terakhir, Arab Saudi memang terus mempercepat transformasi besar di kawasan haji. Mulai dari pengembangan transportasi, jalur pedestrian, sistem pendingin udara raksasa, hingga pembangunan fasilitas akomodasi modern yang terintegrasi.
Rabiah Kidana kini menjadi simbol perubahan wajah Mina di masa depan. Kawasan yang dahulu sepenuhnya dipenuhi tenda putih perlahan mulai bertransformasi menjadi area hunian modern bertingkat dengan fasilitas yang lebih nyaman bagi para jemaah.
Meski demikian, modernisasi tersebut disebut tetap mempertahankan ruh utama ibadah haji. Pemerintah Arab Saudi menegaskan bahwa seluruh pengembangan dilakukan untuk meningkatkan keselamatan dan kenyamanan jemaah tanpa menghilangkan nilai spiritual serta kesederhanaan yang menjadi inti perjalanan haji.









Tinggalkan Balasan