DEPOK | HARIAN7.COM – Alun-alun Kota Depok berubah menjadi lantai dansa raksasa pada Kamis (7/5/2026). Ribuan warga tumpah ruah, berbaur dengan jajaran pejabat Pemkot Depok untuk berjoget bersama dalam rangkaian acara Lebaran Kota Depok.

Suasana kian meriah saat Wali Kota Depok, Supian Suri, yang mengenakan kemeja motif bunga khas era 1970-an lengkap dengan kacamata hitam, turun ke tengah kerumunan. Ia tidak canggung mengajak warga bergoyang mengikuti irama musik lawas yang diputar oleh panitia. Aksi spontanitas wali kota ini sontak disambut sorak-sorai dan tepuk tangan warga yang antusias.

Tak hanya wali kota, seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan anggota DPRD Kota Depok juga terlihat larut dalam euforia nostalgia tersebut. Mereka melepas sekat jabatan dan berbaur dengan masyarakat, menciptakan suasana keakraban yang jarang ditemui dalam acara-acara protokol formal.

Salah satu warga Sukmajaya, Santo (45), mengaku sangat terhibur dengan suasana yang dibangun oleh Pemkot Depok tahun ini. Bagi pria paruh baya ini, tema retro 70-an berhasil membangkitkan kenangan masa muda yang sempat terlupakan di tengah kesibukan sehari-hari.

“Wah, seru banget rasanya. Jarang-jarang bisa lihat Pak Wali dan pejabat lain santai banget, malah joget bareng kita-kita. Rasanya seperti kembali ke masa muda dulu, zaman-zaman lagu-lagu keroncong dan disco masih hits,” kata Santo sambil tersenyum lebar, usai berjoget di dekat panggung utama.

Santo menambahkan, pendekatan seperti ini membuat ia dan warga lainnya merasa lebih dekat dengan pemimpin daerah. Menurutnya, kebahagiaan sederhana seperti ini yang sebenarnya dibutuhkan warga untuk menyegarkan kembali semangat kebersamaan.

“Jadi nggak kaku. Kita jadi merasa kalau Pemkot itu bagian dari kita, bukan cuma duduk di kantor. Semoga tahun depan acaranya makin ramai lagi,” tambahnya.

Kegiatan berjoget massal ini menjadi puncak dari rangkaian Lebaran Kota Depok yang mengusung tema “Depok Rumah Kita”. Selain sebagai sarana hiburan, acara ini juga dimaksudkan untuk mempererat tali silaturahmi antarwarga dari berbagai latar belakang suku dan budaya, sekaligus mendukung ekonomi kreatif melalui stan-stan UMKM yang hadir di lokasi.