DEPOK | HARIAN7.COM  – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Depok, Turiman, menggelar kegiatan reses masa sidang ke-2 di Lingkungan Cipayung, RT 05/RW 02, Kelurahan Abadijaya, Kecamatan Sukmajaya, pada Rabu (6/5/2026).

Kegiatan tersebut bertujuan untuk menyerap aspirasi langsung dari constituents atau konstituennya terkait berbagai persoalan yang dihadapi warga di tingkat akar rumput. Kehadiran Turiman disambut antusias oleh puluhan warga setempat yang hadir dalam pertemuan dialogis tersebut.

Dalam sambutannya, Turiman menekankan pentingnya komunikasi dua arah antara wakil rakyat dan masyarakat. Ia menyatakan bahwa reses bukan sekadar formalitas, melainkan momen strategis untuk memastikan bahwa suara warga didengar dan diperjuangkan di parlemen.

“Reses ini adalah wujud tanggung jawab kami sebagai wakil rakyat. Kami ingin mendengar langsung keluhan, harapan, dan kebutuhan warga Abadijaya, khususnya di RW 02 ini. Apakah ada infrastruktur yang rusak, masalah sosial, atau kebutuhan fasilitas umum yang belum terpenuhi,” ujar Turiman di hadapan warga, seperti dilansir dari keterangan persnya, Rabu malam.

Selama sesi dialog, sejumlah warga menyampaikan berbagai poin penting. Beberapa isu yang mencuat antara lain perbaikan drainase lingkungan yang kerap tersumbat saat musim hujan, peningkatan keamanan lingkungan melalui optimalisasi sistem ronda, serta permintaan perhatiannya terhadap fasilitas posyandu dan taman bermain anak yang dinilai perlu perawatan berkala.

Menanggapi hal tersebut, Turiman mencatat seluruh masukan secara rinci. Ia berjanji akan menindaklanjuti aspirasi tersebut dengan berkoordinasi bersama instansi terkait di Pemerintah Kota Depok, baik melalui mekanisme pertanyaan tertulis di DPRD maupun melalui pendekatan lobi kebijakan.

“Saya akan bawa ini ke rapat-rapat komisi dan sidangnya. Untuk hal-hal yang menjadi kewenangan kelurahan atau kecamatan, kita akan dorong percepatan penanganannya. Untuk yang butuh anggaran kota, kita akan kawal di pembahasan APBD,” tegas politikus tersebut.

Kegiatan reses yang berlangsung selama kurang lebih dua jam itu ditutup dengan foto bersama dan janji tindak lanjut. Warga berharap kehadiran anggota dewan tidak hanya bersifat simbolis, namun benar-benar membawa perubahan nyata bagi kualitas hidup mereka di Lingkungan Cipayung.