Genjot Kesejahteraan Petani, Pemkab Semarang Siapkan Bibit Tembakau Unggul
Laporan : Shodiq
UNGARAN,HARIAN7.COM – Bupati Semarang, Ngesti Nugraha, menekankan pentingnya peningkatan mutu tembakau sebagai kunci utama menyejahterakan petani lokal. Menurutnya, kualitas hasil panen yang mumpuni akan mendongkrak harga jual di pasar.
“Mutu adalah nomor satu dalam usaha perkebunan tembakau. Kita siapkan bibit unggul untuk memastikan hasil panen petani lebih berkualitas dan bernilai tinggi,” ujar Bupati usai pengukuhan pengurus DPC Perkumpulan Pabrik Rokok dan Petani Tembakau Indonesia (P2RPTI) Kabupaten Semarang periode 2026-2030 di Pendapa Rumah Dinas Bupati, Kamis (30/4/2026).
Ngesti juga mendorong adanya sumbang saran dari pengurus P2RPTI untuk memajukan industri pengolahan tembakau. Ia berharap ke depan muncul pabrik rokok di Kabupaten Semarang agar mata rantai industri lebih pendek dan menguntungkan daerah.Kabid Perkebunan Dispertanikap, Endang Purbandari, menambahkan bahwa saat ini pihaknya tengah memproses sertifikasi benih unggul melalui uji multilokasi di Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).
“Hingga tahun 2026, sudah dilakukan empat dari sembilan tahap pengujian. Benih ini dirancang lebih tahan penyakit dan memiliki daya adaptasi tinggi terhadap lahan setempat,” jelas Endang.
Berdasarkan data terbaru, produksi tembakau di Kabupaten Semarang mencapai 926.976 kg dari lahan seluas 668,2 hektar. Produksi ini tersebar di enam kecamatan, yakni Getasan, Tengaran, Sumowono, Bandungan, Kaliwungu, dan Banyubiru.
Ketua DPC P2RPTI Kabupaten Semarang, Imam Sunaryo, menyambut baik langkah pemerintah ini. Ia mengakui saat ini harga tembakau masih relatif rendah di kisaran Rp6.500 per kilogram.
“Kami akan menganjurkan seluruh petani menggunakan benih unggul ini. Harapannya, standar mutu naik dan harga di pasar ikut terangkat,” pungkas Imam.(*)













Tinggalkan Balasan