HARIAN 7

JENDELA INFORMASI DAN MITRA BISNIS ANDA

Perkuat Ekonomi Santri, Pemprov Jateng Gelar Bimtek Koperasi di Pati

Laporan: Shodiq

PATI, HARIAN7.COM – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus memperkuat kemandirian ekonomi santri melalui pemberdayaan koperasi pondok pesantren. Salah satu langkah konkretnya adalah membekali para santri dengan keterampilan budidaya ikan lele guna membangun fondasi ekonomi di lingkungan pesantren.

Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pemberdayaan Koperasi Pondok Pesantren sebagai Pendidikan Sosial dan Ekonomi Santri yang digelar di Auditorium Pesantren Maslakul Huda, Pati, Jumat (17/4/2026).

Baca Juga:  Dukung Program Strategis Presiden Prabowo, Dandim 0714/Salatiga Kawal Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih

Acara yang diikuti oleh perwakilan dari 20 pesantren di wilayah Pati dan sekitarnya ini dibuka langsung oleh Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen. Dalam arahannya, tokoh yang akrab disapa Gus Yasin ini menekankan bahwa pesantren kini memiliki peran strategis di luar fungsi pendidikan.

“Pesantren tidak boleh hanya berfungsi sebagai lembaga pendidikan saja, tapi juga harus menjalankan fungsi dakwah dan pemberdayaan masyarakat. Ketiganya tidak akan berjalan maksimal tanpa adanya kemandirian ekonomi,” ujar Gus Yasin.

Baca Juga:  Peringati HUT ke-505 Kabupaten Semarang, Warga Desa Munding Gelar Tradisi Susuk Wangan dan Pengambilan Tirta Wening

Gus Yasin menambahkan, pelatihan yang diinisiasi oleh Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Jawa Tengah ini sangat penting agar pesantren bisa berkontribusi langsung terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. Ia juga berpesan agar santri mulai melek teknologi dan mempelajari strategi pemasaran untuk mengantisipasi jika terjadi kelebihan produksi (over production).

“Harapannya ini bisa berjalan terus secara istiqomah. Santri juga harus menguasai teknologi dan jeli melihat pasar yang lebih luas,” tambahnya.

Baca Juga:  Pitching Day FST UIN Syarif Hidayatullah Jakarta: Menggali Inovasi Sosial Berbasis Riset

Senada dengan hal tersebut, Pengasuh Pesantren Maslakul Huda, Abdul Ghaffar Rozin (Gus Rozin), menyambut baik kegiatan ini. Ia berharap bimtek tersebut mampu memotivasi santri untuk terjun menjadi wirausahawan di bidang pertanian dan peternakan.

“Kami ingin santri bersedia menjadi entrepreneur perikanan. Ini akan menjadi pondasi kemandirian, baik bagi personal santri maupun institusi pesantren itu sendiri,” tutur Gus Rozin.(*)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!