HARIAN 7

JENDELA INFORMASI DAN MITRA BISNIS ANDA

75 Persen Alumni UIN Salatiga Cepat Terserap Kerja, Kampus Perkuat Kurikulum Adaptif

Laporan: Muhamad Nuraeni

SALATIGA | HARIAN7.COM – Hasil Tracer Study 2025 yang dirilis Universitas Islam Negeri Salatiga menunjukkan daya saing lulusannya kian kuat di pasar kerja. Sebanyak 75 persen alumni tercatat telah bekerja dalam waktu relatif singkat setelah wisuda, menandakan tingginya tingkat serapan lulusan oleh berbagai sektor industri.

Dalam laporan tersebut, selain 75 persen alumni yang bekerja, sebanyak 10 persen memilih jalur wirausaha dan 5 persen melanjutkan studi. Sementara itu, 10 persen lainnya masih dalam tahap mencari pekerjaan.

Kepala UPT Pengembangan Karir atau Career Development Center (CDC) UIN Salatiga, Akhmad Kharis, mengatakan masa tunggu lulusan tergolong kompetitif. Ia mengungkapkan, sekitar 40 persen alumni memperoleh pekerjaan dalam kurun 3 hingga 6 bulan setelah wisuda, bahkan 30 persen lainnya berhasil bekerja dalam waktu kurang dari tiga bulan.

Baca Juga:  Rapat Perdana Komite Haji & Umrah Digelar! Pangeran Saud Bin Mishaal Tinjau Proyek Besar Jelang Haji 2025

“Hasil Tracer Study ini memberikan gambaran nyata bahwa lulusan kita diminati pasar kerja,” ujar Kharis di Kantor CDC, Kampus III UIN Salatiga, Selasa (31/3/2026).

Menurut dia, data tersebut akan menjadi dasar penguatan program pembinaan mahasiswa, terutama melalui perluasan jejaring dengan dunia usaha dan industri (DUDI), serta peningkatan pelatihan soft skills dan bimbingan karier.

Baca Juga:  SMPIT Nidaul Hikmah Luncurkan Program “Sehari Berbahasa Jawa”, Menjaga Warisan Budaya Lewat Bahasa di Sekolah

Secara demografis, lulusan Fakultas Tarbiyah mendominasi dengan porsi 40 persen, diikuti Fakultas Syariah (25 persen), Ushuluddin (15 persen), Dakwah (10 persen), dan Ekonomi (10 persen).

Adapun dari sisi linieritas, sebanyak 50 persen alumni menyatakan pekerjaan mereka “sangat sesuai” dengan bidang studi, sementara 30 persen lainnya mengaku “sesuai”. Kompetensi yang paling menunjang di dunia kerja meliputi hard skills, kemampuan komunikasi, pemecahan masalah, kerja sama tim, serta penguasaan teknologi informasi.

Rektor UIN Salatiga, Zakiyuddin Baidhawy, menilai capaian ini sebagai indikator positif kualitas pendidikan di kampus. Namun, ia menegaskan bahwa hasil tersebut juga menjadi pijakan untuk pembenahan ke depan.

Baca Juga:  Rekayasa Lalu Lintas Mudik Diperluas, One Way Berpotensi Tembus Kalikangkung

“Data Tracer Study 2025 ini menjadi rujukan penting dalam mengevaluasi dan merancang inovasi kurikulum agar semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan pasar global,” ujarnya.

Ia menambahkan, UIN Salatiga berkomitmen mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki ketangguhan mental, keterampilan nonteknis, serta menjunjung nilai keislaman dan kemanusiaan.

“Alumni diharapkan mampu menjadi problem solver dan agen perubahan di tengah masyarakat,” kata Zakiyuddin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!