Sinergi SAR Diperkuat Jelang Lomban Syawalan Jepara 2026, Keselamatan Jadi Prioritas
Laporan: Tambah Santoso
JEPARA | HARIAN7.COM – Kepolisian Resor (Polres) Jepara, Polda Jawa Tengah, memperkuat kesiapan pengamanan tradisi lomban Syawalan 2026 dengan menggelar apel relawan SAR Arnavat Sat Polairud di Pantai Bandengan, Jumat (27/3/2026).
Kegiatan ini melibatkan berbagai unsur lintas instansi, di antaranya BPBD, Kompi Ang Air Kodam IV/Diponegoro, Basarnas Jepara, TNI AL, tim Arnavat, hingga SAR Senkom. Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut mencerminkan komitmen bersama dalam membangun sinergi pengamanan menjelang tradisi tahunan yang akan digelar pada Sabtu (28/3/2026).
Kapolres Jepara melalui Kasat Polairud Polres Jepara AKP M. Syaifuddin menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mendukung kelancaran kegiatan masyarakat di wilayah pesisir.
“Kesiapan ini sangat penting agar kegiatan pengamanan lomban Syawalan 2026 nantinya sukses digelar,” ujarnya.
Ia juga menambahkan, bahwa setiap kegiatan SAR harus dijalankan dengan ketulusan hati demi menolong sesama.
“Insya Allah, setiap langkah yang kita lakukan dalam membantu masyarakat akan bernilai ibadah dan menjadi ladang amal,” imbuhnya.
Selain menekankan kesiapan personel, pihak kepolisian juga mengingatkan masyarakat agar mematuhi prosedur keselamatan selama mengikuti tradisi lomban kupatan di laut Jepara. Salah satu yang menjadi perhatian utama adalah penggunaan jaket pelampung saat menaiki perahu.
“Prosedur keselamatan tetap harus menjadi prioritas, sehingga ketika ikut naik perahu harus memakai jaket pelampung,” ucapnya.
Tak hanya itu, pemilik perahu juga diminta menyediakan perlengkapan keselamatan bagi seluruh penumpang.
“Dengan jaket pelampung jauh lebih menjamin keselamatan ketika terjadi kecelakaan di laut daripada benda lain ketika kapal tenggelam atau terbalik,” katanya.
Melalui apel ini, Polres Jepara menegaskan komitmennya untuk memastikan pelaksanaan lomban Syawalan 2026 berjalan aman dan lancar. Upaya tersebut diharapkan mampu meningkatkan rasa aman masyarakat sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap kesiapan aparat dan instansi terkait.
























Tinggalkan Balasan