Saudi Pastikan Aman di Tengah Konflik Timur Tengah, Jemaah Haji Diminta Tetap Tenang
JAKARTA | HARIAN7.COM – Pemerintah Arab Saudi memastikan kondisi keamanan dalam negeri tetap stabil meski kawasan Timur Tengah tengah dilanda eskalasi konflik.
Kepastian ini menjadi angin segar bagi jutaan calon jemaah haji dari berbagai negara, termasuk Indonesia, yang sebelumnya diliputi kekhawatiran akibat situasi geopolitik yang memanas.
Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Faisal Abdullah Al Amoudi, menegaskan bahwa kondisi keamanan di negaranya hingga saat ini tetap terkendali.
“Kami ingin menyampaikan bahwa Kerajaan Arab Saudi, alhamdulillah sampai saat ini negaranya aman,” ujar Faisal dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (24/3/2026).
Dalam beberapa pekan terakhir, ketegangan antara Iran, Israel, dan Amerika Serikat meningkatkan kekhawatiran global. Situasi ini berdampak pada sektor penerbangan internasional, di mana sejumlah maskapai melakukan penyesuaian rute hingga pembatalan penerbangan, terutama yang melintasi wilayah konflik.
Kondisi tersebut sempat memicu kekhawatiran calon jemaah haji, mengingat perjalanan menuju Tanah Suci sangat bergantung pada stabilitas transportasi udara.
Meski demikian, pemerintah Arab Saudi memastikan wilayahnya berada jauh dari pusat konflik dan tetap aman untuk pelaksanaan ibadah.
Faisal menegaskan, seluruh rangkaian ibadah haji 2026 akan berjalan sesuai rencana.
“Berkaitan dengan haji ini, semuanya akan berjalan sesuai dengan perencanaan yang telah digariskan oleh pemerintah Kerajaan Arab Saudi dan insyaAllah berjalan lancar,” katanya.
Pernyataan ini menjadi sinyal kuat bahwa penyelenggaraan haji tetap menjadi prioritas utama pemerintah Saudi, meskipun dinamika geopolitik kawasan masih berlangsung.
Di sisi lain, dampak konflik tetap dirasakan secara tidak langsung melalui penyesuaian jadwal dan rute penerbangan, serta peningkatan kewaspadaan di sektor transportasi.
Pemerintah Indonesia bersama penyelenggara perjalanan ibadah haji terus memantau perkembangan situasi, sembari menyiapkan langkah antisipatif guna memastikan keselamatan dan kelancaran perjalanan jemaah.(Zie)
























Tinggalkan Balasan