Petasan Rakitan Meledak di Pekalongan, Remaja 17 Tahun Meninggal Dunia
PEKALONGAN | HARIAN7.COM – Tragedi ledakan petasan rakitan di Kuripan Kidul, Kelurahan Kertoharjo, Kecamatan Pekalongan Selatan, Kota Pekalongan, berujung maut. Seorang remaja berinisial MM (17) meninggal dunia setelah sempat dirawat di RSUD Bendan, Senin (23/3/2026) malam.
Insiden tersebut bermula saat MM bersama rekannya, SS (14), diduga tengah meracik petasan di sebuah kebun pisang milik warga pada Senin siang. Namun, bahan peledak yang mereka susun tiba-tiba meledak.
Ledakan itu menimbulkan dampak fatal. MM mengalami putus pada tangan kirinya, sementara SS menderita luka sangat berat, yakni tangan kiri putus serta kerusakan parah pada tangan kanan dan kaki kanan.
Seorang warga setempat, Ipul, mengatakan suara ledakan terdengar sangat keras hingga menjangkau ratusan meter.
“Suara ledakannya keras sekali, sampai terasa getarannya di rumah,” ujar Ipul, yang mengaku berada sekitar 200 meter dari lokasi kejadian.
Tak hanya dua remaja tersebut, seorang anak berinisial AA (14) yang berada sekitar 20 meter dari lokasi juga ikut menjadi korban. Ia mengalami luka pada bagian kaki akibat dampak ledakan.
Warga yang mengetahui kejadian itu segera mengevakuasi para korban ke RSUD Bendan untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, nyawa MM tidak tertolong.
Kasat Reskrim Polres Pekalongan Kota, Setyanto, menyampaikan bahwa hasil penyelidikan awal mengarah pada aktivitas perakitan petasan sebagai pemicu ledakan.
“Ledakan terjadi saat kedua remaja tersebut meracik petasan, kemudian meledak secara tiba-tiba,” kata Setyanto, Selasa (24/3/2026).
Dari lokasi kejadian, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya satu petasan berukuran sekitar 22 sentimeter dengan diameter 5 sentimeter, serta 17 selongsong kosong.
Hingga kini, dua korban lainnya masih menjalani perawatan intensif. Sementara itu, aparat kepolisian terus mendalami kasus tersebut, termasuk menelusuri asal bahan peledak yang digunakan.(Sam)
























Tinggalkan Balasan