HARIAN 7

JENDELA INFORMASI DAN MITRA BISNIS ANDA

Rampung 100 Persen, Gudang Koperasi Desa Merah Putih Plumutan Siap Gerakkan Ekonomi Warga

Laporan : Shodiq

BANCAK,HARIAN7.COM – Pembangunan Gudang dan Gerai Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Desa Plumutan, Kecamatan Bancak, resmi dinyatakan selesai 100 persen. Kehadiran fasilitas ini diharapkan menjadi angin segar bagi peningkatan ekonomi masyarakat kelas menengah ke bawah di wilayah tersebut.

Penyelesaian proyek ini dilaporkan langsung oleh Kepala Desa Plumutan, Suji Haryanto, dalam acara Quick Count melalui konferensi video bersama Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto serta jajaran Kodam dan Kodim di seluruh Indonesia.

Suji menyampaikan bahwa KDMP dirancang untuk meringankan beban masyarakat dengan menyediakan kebutuhan pokok dan tabung gas LPG dengan harga yang sangat terjangkau.

Baca Juga:  Wujudkan Desa Tertib Keimigrasian, Langkah Strategis Untuk Meningkatkan Pemahaman Keimigrasian ke Masyarakat

“Harapan ke depan, KDMP dikelola secara profesional dan berkelanjutan. Ini adalah langkah nyata untuk memudahkan warga mengakses kebutuhan dasar dengan harga rendah, sehingga sangat membantu ekonomi keluarga kecil,” ujar Suji Haryanto di lokasi KDMP Plumutan Bancak, Selasa (3/3/2026).

Untuk memastikan keberlanjutan operasional, pengurus KDMP telah gencar melakukan sosialisasi agar seluruh warga desa bergabung menjadi anggota. Selain sebagai tempat belanja, koperasi ini diproyeksikan menjadi penampung hasil bumi petani lokal.

Baca Juga:  Puluhan Tahun Terisolasi, Warga Kalikurmo Tak Lagi Bertaruh Nyawa Seberangi Sungai Tuntang Setelah Jembatan Gantung Diresmikan

“Kami ingin warga memiliki rasa kepemilikan. Dengan menjadi anggota, masyarakat tidak hanya berbelanja, tapi juga bisa menyuplai hasil bumi mereka ke KDMP,” tambahnya.

Senada dengan hal tersebut, Ketua KDMP Desa Plumutan, Erna, menjelaskan bahwa saat ini tercatat sudah ada 150 anggota yang bergabung dengan didukung oleh 20 orang pendiri. Pihaknya telah menyiapkan strategi pengelolaan yang fokus pada pelayanan anggota dan diversifikasi usaha, yaitu strategi penganekaragaman produk, usaha, atau aset investasi untuk mengurangi risiko ketergantungan pada satu hal saja.

Baca Juga:  Eross Candra Ajak Musisi Muda Berkarya di Ajang Saloka Mencari Musik, Ini Kriteria Juaranya

“Strategi kami jelas, mengutamakan kepentingan anggota. Gerai yang tersedia nantinya tidak hanya menjual sembako, pupuk, dan gas, tetapi juga menyediakan layanan transaksi digital seperti tarik tunai, setor tunai, hingga pembayaran listrik (PPOB),” jelas Erna.

Melalui sistem iuran wajib dan bulanan, para anggota diharapkan memiliki tanggung jawab bersama untuk membesarkan koperasi ini. Pihak desa kini menunggu tindak lanjut dari PT Agrinas Pangan Nusantara untuk melengkapi fasilitas pendukung agar operasional KDMP dapat berjalan maksimal dalam waktu dekat.(*)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: Content is protected !!