Operasi Pekat Candi 2026 Digelar di Genuk, Sebelas Remaja Diamankan Saat Diduga Hendak Perang Sarung
Laporan: Andi Saputra
SEMARANG | HARIAN7.COM – Menjelang Idul Fitri 1447 H, jajaran Polsek Genuk Polrestabes Semarang meningkatkan intensitas pengamanan wilayah melalui Operasi Pekat Candi 2026. Operasi yang digelar Sabtu malam itu menyasar potensi gangguan ketertiban masyarakat selama Ramadan.
Kegiatan dimulai pukul 22.00 WIB, dipimpin Kapolsek Genuk Kompol Rismanto, didampingi Kanit Reskrim AKP Muklisin. Sebanyak 20 personel gabungan dari unsur Polri, TNI, Satpol PP, dan Mitra Polri dilibatkan dalam patroli skala besar tersebut.
Apel kesiapan digelar lebih dulu di Mapolsek Genuk sebelum tim bergerak menyusuri rute Jalan Raya Kaligawe, Woltermonginsidi, Jalan Bangetayu Wetan, Jalan Sendang Indah, Jalan Ngablak, lalu kembali ke markas.
Sekitar pukul 24.00 WIB, petugas mendapati sekelompok remaja di Jalan Bangetayu Wetan, Kecamatan Genuk, Kota Semarang. Mereka diduga hendak melakukan aksi perang sarung, fenomena yang kerap muncul pada malam Ramadan. Sebanyak 11 remaja kemudian diamankan untuk didata dan dibina.
Kapolsek Genuk Kompol Rismanto menjelaskan, tindakan cepat itu bersifat preventif guna menghindari potensi tawuran maupun gangguan kamtibmas lainnya.
“Para remaja tersebut langsung kami amankan untuk diberikan pembinaan. Kami juga melakukan pendataan serta meminta mereka membuat surat pernyataan agar tidak mengulangi perbuatannya,” ujarnya, Minggu, 1 Maret 2026.
Kepolisian, kata dia, mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis. Orang tua serta perangkat lingkungan setempat dilibatkan untuk memastikan para remaja tidak kembali terlibat dalam aktivitas yang melanggar hukum maupun peraturan daerah.
Melalui intensifikasi patroli dan penindakan terhadap penyakit masyarakat, aparat berharap situasi kamtibmas di wilayah Genuk tetap terkendali selama Ramadan hingga Idul Fitri. Polisi juga mengimbau masyarakat berperan aktif menjaga lingkungan agar suasana aman dan nyaman tetap terpelihara.(*)












Tinggalkan Balasan