Bukber Ramadhan, Kapolres Salatiga Ajak Insan Pers Menyusuri Jejak Sejarah di Museum Polres
Laporan: Muhamad Nuraeni
SALATIGA | HARIAN7.COM – Buka puasa bersama di bulan Ramadhan tak melulu soal hidangan dan obrolan ringan. Di Joglo Satlantas Polres Salatiga, Rabu (25/2/2026), momen bukber justru menjadi pintu masuk untuk merawat sinergi—sekaligus menyibak ingatan kolektif institusi kepolisian.
Dipimpin langsung AKBP Ade Papa Rihi, kegiatan yang dihadiri Wakapolres Kompol R Arsadi KS, Kasat Lantas AKP Henry Sulistyanta DS, serta awak media lintas platform itu berlangsung akrab. Suasananya cair, obrolannya mengalir, temanya serius tapi santai: keamanan, keterbukaan, dan peran media.

Dalam sambutannya, Kapolres menekankan posisi media sebagai mitra strategis Polri—penyambung informasi yang edukatif dan transparan. Kolaborasi yang sehat, katanya, menjadi fondasi kepercayaan publik dan penopang stabilitas kamtibmas.
Yang bikin acara ini beda, Kapolres memperkenalkan Museum Polres Salatiga. Bukan sekadar etalase nostalgia, museum ini menyimpan arsip, foto kegiatan, hingga perlengkapan kepolisian lintas zaman jejak panjang Polri di Kota Salatiga.
“Ini bukan pajangan masa lalu. Dari sini kita belajar agar ke depan lebih profesional,” ujar Ade Papa Rihi. Sebuah pengingat bahwa institusi terus berproses, berbenah, dan menyesuaikan diri dengan perubahan zaman.
Para jurnalis diajak berkeliling museum, menyimak kisah di balik koleksi, sambil berdialog ringan soal dinamika kamtibmas selama Ramadhan. Menjelang azan Maghrib, diskusi hangat itu menegaskan satu hal: komunikasi terbuka adalah kunci.
Bukber pun berakhir dengan silaturahmi yang kian erat. Bagi Polres Salatiga, menjaga keamanan hari ini tak hanya soal patroli, tetapi juga soal narasi yang jujur, membangun, dan mencerdaskan publik.












Tinggalkan Balasan