HARIAN 7

JENDELA INFORMASI DAN MITRA BISNIS ANDA

Peringati HPSN 2026, Bupati Semarang Ajak Warga Ubah Paradigma Kelola Sampah dari Rumah

Laporan : Shodiq/jun

UNGARAN|HARIAN7. COM – Peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2026 di Kabupaten Semarang dikemas dengan aksi nyata pembersihan ruang terbuka hijau. Bupati Semarang, H. Ngesti Nugraha, memimpin langsung aksi bersih-bersih di Taman Kanjengan, Alun-Alun Lama Ungaran, Selasa (24/2/2026) pagi.

Bersama Sekretaris Daerah (Sekda) Valeanto Sukendro, jajaran pimpinan OPD, TNI, Polri, hingga perwakilan dunia usaha, Bupati turun tangan memunguti sampah untuk memberi contoh langsung kepada masyarakat.

Baca Juga:  Ratusan Siswa SKL Ambarawa, Ikuti “Bersih Kota 2” Sekitar Sekolah

Dalam arahannya saat apel sebelum aksi dimulai, Ngesti Nugraha menekankan pentingnya perubahan paradigma masyarakat dalam memandang sampah. Ia mendorong pengelolaan sampah berkelanjutan yang berbasis pada prinsip reduce, reuse, recycle (3R) serta penguatan ekonomi sirkular.

“Kuncinya adalah pengelolaan sampah sejak dari sumbernya. Saya mengajak seluruh warga berkomitmen memilah sampah mulai dari lingkungan tempat tinggal masing-masing,” ujar Bupati di hadapan sekitar 200 peserta apel.

Baca Juga:  Raih Medali Emas di SEA Games 2023, Bupati Semarang Berikan Tali Asih Kepada Tharisa

Tema HPSN 2026, yakni “Kolaborasi untuk Gerakan Nasional Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah)”, dinilai sangat relevan dengan visi Kabupaten Semarang. Ngesti menegaskan bahwa urusan sampah bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan tanggung jawab kolektif lintas sektoral.

“Mulailah dari langkah sederhana: pilah sampah di rumah, kurangi plastik sekali pakai, dan manfaatkan kembali barang yang masih bernilai guna. Ini adalah tanggung jawab kita bersama untuk masa depan,” tegasnya.

Baca Juga:  IPPA Fest Jadi Centre of Excelence Kreativitas dan Produktifitas WBP, Pengamat Puji Kinerja Menteri Imipas

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Semarang, Sri Utami Soewitodihardjo, melaporkan bahwa gerakan serentak ini bertujuan untuk memantik kesadaran publik yang lebih luas.

“Gerakan ini melibatkan ASN, TNI, Polri, hingga sektor swasta. Tujuannya jelas, mendukung Gerakan Indonesia ASRI sekaligus meningkatkan partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan secara mandiri,” pungkas Sri Utami. (Jun)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: Content is protected !!