HARIAN 7

JENDELA INFORMASI DAN MITRA BISNIS ANDA

Evakuasi Truk di Jalan Lingkar Salatiga Berlangsung Lancar, Lalu Lintas Ditutup Satu Setengah Jam


Laporan: Muhamad Nuraeni

SALATIGA | HARIAN7.COM – Proses evakuasi truk trailer yang terjun ke parit sedalam kurang lebih empat meter di Jalan Lingkar Salatiga, Kelurahan Kumpulrejo, Kecamatan Argomulyo, memakan waktu sekitar satu setengah jam. Pengangkatan badan kendaraan dengan alat berat membuat petugas menutup sementara arus lalu lintas dan mengalihkannya ke jalur dalam kota.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Salatiga, AKP Henry Sylistyanta DS, mengatakan rekayasa lalu lintas diterapkan untuk mencegah kepadatan kendaraan selama proses evakuasi berlangsung.

“Kurang lebih sekitar satu jam setengah untuk evakuasi. Kita melaksanakan penutupan dari arah Blotongan untuk dialihkan ke jalur kota dulu, karena mengingat pakai kren menutup jalan yang arah ke Cebongan,” ujar Henry saat ditemui harian7.com, Jumat (20/2/2026) dilokasi.

Baca Juga:  Penataan Lahan atau Penambangan Liar? Izin Dipertanyakan, Penggalian di Jalan Lingkar Salatiga Tetap Berjalan

Kecelakaan terjadi pada Selasa sore sekitar pukul 15.15 WIB. Saat itu arus kendaraan relatif lengang. Truk diduga hilang kendali sebelum membanting setir ke kiri dan masuk ke kali di sisi jalan menurun tersebut.

“Peristiwanya terjadi Selasa sore sekitar pukul 15.15 wib. Arus tidak begitu ramai, akhirnya truk banting ke kiri dan masuk ke kali,” katanya.

Sedikitnya 10 personel diterjunkan untuk pengamanan dan pengaturan arus. Penutupan dilakukan dari arah Blotongan serta di putaran atas Salib Putih untuk mengurai kepadatan.

“Untuk sementara kita melibatkan 10 personel, penutupan dari arah Blotongan, terus putaran atas Salib Putih, agar tidak mengganggu arus lalu lintas kita arahkan ke dalam kota dulu,” ujarnya.

Baca Juga:  "Ngunduh Wohing Pakarti", Warga Jambangan Rayakan Ritual Methil Pari

Satu unit crane dan satu unit derek dikerahkan untuk mengangkat dan membawa kendaraan ke lokasi penyimpanan barang bukti.

“Untuk alat berat satu crane dan satu derek untuk membawa badan truk,” kata Henry.

Ia memastikan seluruh proses berjalan aman. “Saat proses evakuasi arus terkendali, aman, lancar, tertib. Berkat bantuan masyarakat juga yang ikut mendukung kelancgaran lalu lintas,” ucapnya.

Sebelumnya diberitakan, turunan tajam di Jalan Lingkar Salatiga menjadi akhir perjalanan truk trailer tanpa muatan bernomor polisi B 9678 THE pada Selasa (17/2/2026) sore. Kendaraan yang dikemudikan Solikin, warga Pati, melaju dari Semarang menuju Boyolali untuk mengambil muatan onderdil ekskavator.

Baca Juga:  Wamen PANRB Dorong Ekosistem Pembelajaran ASN yang Kolaboratif dan Berorientasi Masa Depan

Saat memasuki ruas menurun, rem belakang kiri disebut mengunci. Trailer kehilangan kendali, oleng ke kiri, menghantam pembatas jalan dan pohon, lalu terguling ke parit. Pembatas beton di tepi jalan pecah. Di dasar jurang, kabin ringsek berat, bagian depan penyok, kaca pecah, bodi terlipat.

Agus, rekan sopir korban, menyebut kejadian berlangsung cepat. “Rem belakang kiri mengunci. Tahu-tahu sudah oleng,” ujarnya di lokasi.

Solikin selamat dengan luka pada kaki dan tangan, kemudian dilarikan ke RSUD Kota Salatiga untuk perawatan. Karena kecelakaan tunggal, penanganan dilakukan tanpa proses hukum lanjutan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: Content is protected !!