HARIAN 7

JENDELA INFORMASI DAN MITRA BISNIS ANDA

Polres Ngawi Kembalikan Motor Hasil Curanmor Tanpa Biaya, Warga Beri Apresiasi

Laporan: Budi Santoso

NGAWI | HARIAN7.COM – Kepolisian Resor Ngawi, Jawa Timur, menuai apresiasi masyarakat setelah berhasil mengungkap kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dan mengembalikan sepeda motor hasil kejahatan tersebut kepada para pemiliknya tanpa dipungut biaya.

Penyerahan barang bukti dilakukan oleh Wakapolres Ngawi Kompol Rizki Santoso, S.I.K., didampingi Kasatreskrim Polres Ngawi AKP Aris Gunadi, S.H., kepada para korban curanmor yang sebelumnya melapor kehilangan kendaraan.

“Barang bukti hasil ungkap curanmor berupa sepeda motor sudah kami serahkan ke masing – masing pemiliknya 4 hari yang lalu,” ujar Kompol Rizki Santoso, Kamis (5/2/26).

Baca Juga:  Sate Kambing: Antara Mitos dan Kelezatan yang Tak Tertandingi

Rizki meminta masyarakat lebih waspada dalam menjaga kendaraannya guna menekan angka kejahatan. Ia juga menekankan pentingnya peran publik dalam membantu kepolisian mengungkap tindak pidana.

“Kami sangat berterima kasih atas kerja sama masyarakat yang sangat membantu kami dalam menindaklanjuti laporan serta mengembalikan barang bukti kepada pemilik sahnya,” ungkapnya.

Menurut Rizki, Polres Ngawi Polda Jawa Timur akan terus meningkatkan langkah preventif dan represif untuk memberantas curanmor di wilayah hukumnya.

“Kami tegaskan Polres Ngawi tetap komitmen dalam memberikan rasa aman dan perlindungan maksimal kepada masyarakat, sekaligus mengajak warga untuk terus berperan aktif menjaga keamanan lingkungan,” pungkasnya.

Baca Juga:  Benny Hasibuan: Kedekatan Eksekutif–Legislatif Bukan Alasan untuk Fitnah

Apresiasi datang dari para korban. Ilham Riyo Saputro, warga Kelurahan Ketanggi, mengaku terkejut sekaligus bersyukur motornya kembali tanpa biaya apa pun.

“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Polres Ngawi. Motor saya bisa kembali dan sudah diserahkan ke saya gratis tanpa biaya. Semoga Polri semakin jaya dan dicintai masyarakat,” ungkap Ilham.

Hal serupa disampaikan Slamet, warga Desa Ngale, Kecamatan Paron. Ia mengatakan sepeda motornya sangat vital untuk menopang aktivitas ekonomi keluarga.

Baca Juga:  Barantin, Pilar Strategis Menuju Swasembada Pangan Nasional

“Terima kasih Pak Polisi. Laporan saya langsung ditindaklanjuti, motor saya kembali, dan pengambilannya tidak dipungut biaya. Ini sangat berarti bagi kami sekeluarga karena motor ini untuk bekerja sehari-hari,” tutur Slamet.

Sementara itu, Bayu Ardyansyah, korban curanmor asal Desa Walikukun, Kecamatan Widodaren, menilai pelayanan Polres Ngawi cepat dan profesional.

“Saya sangat berterima kasih kepada Polres Ngawi. Prosesnya cepat, jelas, dan gratis tanpa pungutan apa pun. Hanya 12 jam motor saya ketemu, Alhamdulillah. Semoga ke depan wilayah Ngawi semakin aman dan kondusif,” ucap Bayu.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: Content is protected !!